Sabtu, 21 September 2019

SIAK

Warga Kandis Dihebohkan Temuan Jasad Remaja 14 tahun Bersimbah Darah

news24xx


Jasad remaja berusia 14 tahun di Kandis, Siak ditemukan tewas Jasad remaja berusia 14 tahun di Kandis, Siak ditemukan tewas

RIAU1.COM - Warga Kelurahan Simpang Belutu, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan dalam keadaan posisi tergeletak berlumuran darah, Ahad 18 Agustus 2019, sekira pukul 09.45 WIB. 

Saat ditemukan, korban menggunakan baju kemeja bewarna hijau lengan panjang hitam serta celana jeans panjang berwarna biru, mengenakan sepatu berwarna hitam. Di sekitar mayat juga ditemukan beberapa benda berupa cangkul dan ember cat bekas berwarna putih.



BACA JUGA : Langit di Negeri Istana Mulai Membiru saat Etape II Tour de Siak 2019

Iklan Riau1

Beberapa warga menduga, mayat tersebut merupakan korban pembunuhan, "Seperti dibunuh bang, karena dibadan mayat itu seperti ada luka robek dibadannya. Kalau dirampok, gak mungkin kalungnya masih utuh, lagian kita tak pernah lihat orang ini," ungkap Ucok warga sekitar tempat kejadian.

Menanggapi hal itu Kapolsek Kandis, Kompol Panangian Samosir, membenarkan adanya penemuan mayat oleh warga itu, "Ya benar, anggota saat ini masih di TKP," ungkapnya.

Tidak menunggu lama, identitas korban pun berhasil diungkap kepolisian. Korban berinisial NDS berusia 14 tahun, belum miliki pekerjaan tetap dan beralamat di Suka Maju Kampung Libo Jaya Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.



BACA JUGA : 54 Pembalap Jajaki Rute terpanjang Tour De Siak 2019 di Etape II

"Dari keterangan saksi, awalnya saksi ini datang ke rumah pondok di TKP dengan niat mengambil angkong yang digunakan untuk mengangkut ubi hasil panen. Saat tiba disana, saksi melihat korban tewas bersimbah darah, dan langsung melaporkan ke RT setempat kemudian diteruskan ke Polsek Kandis," terang Kapolsek.

Saat ini, jenazah sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan outopsi setelah sebelumnya diperiksa ke Puskesmas Kandis.

"Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan, saat ini korban telah sedang divisum untuk mengetahui penyebab kematiannya," pungkasnya.





Loading...