
Ketum Pemuda Tani HKTI Indonesia Rina Sa'adah Adisurya. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Potensi tanaman kelapa belum dikelola dengan maksimal di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau. Padahal, lahan yang tersedia sangat luas yakni 400.000 Hektare (Ha).
"Setiap kali saya berkunjung ke daerah, saya selalu tertarik berdiskusi terkait potensi pertanian daerah tersebut. Contohnya di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang memiliki potensi tanaman kelapa di lahan 400.000 Hektare (Ha). Namun, tanaman kelapa ini belum dikelola secara maksimal," kata Ketua Umum (Ketum) Pemuda Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Indonesia Rina Sa'adah Adisurya di Hotel Grand Elite Pekanbaru, Sabtu (7/1/2023).
Sementara itu, pemuda tani HKTI terus berupaya mencari pasar untuk menampung hasil pertanian di luar negeri. Komoditas pertanian ada semua di Indonesia.
"Kami terus mencari pasar komoditas pangan para petani untuk dikirim ke luar negeri. Kami menjadi jembatan bagi para petani agar hasil taninya bisa dikirim ke luar negeri," ujar Rina.
Negara-negara lain meminta komoditas pertanian itu dikirim seperti kelapa dan kopi. Ada beberapa komoditas sudah dikirim ke luar negeri.
Komoditas kopi dikirim ke Turki hingga Iran. Kemudian, ada kerja sama pengiriman jagung dengan pabrik pakan ternak di Belanda, De Heus. Nota kesepahaman telah ditandatangani antara pemuda tani HKTI dengan De Heus disaksikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
"Makanya, pemuda tani HKTI Riau harus berkoordinasi terus dengan Pemuda Tani HKTI Indonesia," ucap Rina.