Penanganan Stunting Beberapa Kabupaten di Riau Libatkan Swasta

27 Januari 2023
ilustrasi/net

ilustrasi/net

RIAU1.COM - Keterlibatan pihak swasta yang akan ikut serta melakukan program penurunan kasus stunting di Riau disambut baik Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution. 

Menurut dia, hal tersebut merupakan langkah untuk pendampingan teknis dan advokasi percepatan penurunan angka stunting di Provinsi Riau.

“Saya tentu selaku ketua pelaksana TPPS Provinsi Riau mengucapkan terima kasih atas keinginan kepada pihak dari PT RAPP yang mempunyai mitra Tanoto Foundation dan Yayasan cipta untuk melakukan kolaborasi dalam penurunan stunting,” kata Edy Natar, Kamis (26/01).

Sambung dia, bahwa pihaknya telah mengikuti perkembangan dari pihak PT RAPP termasuk Tanoto Foundation dan Yayasan Cipta yang telah melakukan pendampingan di empat kabupaten di wilayah kerjanya yaitu Pelalawan, Siak, Kampar, dan Meranti.

“Pihak-pihak dari swasta ini yang memberi keinginan untuk melakukan kolaborasi dengan kita. Beberapa telah melakasanakan tugasnya di Kabupaten Pelalawan, Siak, Kampar, dan Meranti. Tentu untuk kolaborasi dengan TPPS Provinsi Riau perlu kita sambut baik,” papar Edy.

Dengan angka stunting di Riau saat ini tercatat 17 persen, maka ada penurunan sebanyak lima persen dari tahun sebelumnya. 

“Upaya yang kita lakukan selama ini Alhamdulillah telah membuahkan hasil. Kalau tadi disampaikan pada tahun 2021 angka stunting di Riau 22,3 persen, sekarang 17 persen," ujarnya. 

Dengan begitu, Wagubri berharap kolaborasi dari pihak swasta memiliki komitmen yang sungguh-sugguh sehingga capaian target nasional 14 persen dapat terwujud ditahun 2024.

“Harapan saya nanti di tahun 2023 ini kita bisa akan lebih menekan dan menurunkan lagi angka stunting. Sehingga di tahun 2024 kita dapat sesuai target nasional pada angka 14 persen,” tutur Wagubri.*