
Ilustrasi/Net
RIAU1.COM - Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid mengaku akan terus berupaya meminimalisir angka putus sekolah di Provinsi Riau. Salah satu upaya yang akan dilakukan yakni, dengan pemberian seragam gratis kepada peserta didik baru secepatnya.
Proses pemberian seragam gratis ini sebut Wahid akan disimulasikan bertahap tahun ini. Ia berharap, tahun depan sudah wajib terlaksana secara penuh untuk sekolah di Riau.
"Untuk mengurangi beban, kita tidak wajibkan biaya seragam sekolah siswa baru kepada orang tua," kata Gubri Wahid.
Dia ingin orang tua murid tidak harus mengeluarkan biaya yang besar untuk pendidikan anaknya. Ia berharap, sekolah di Riau nantinya terjangkau tanpa menurunkan kualitas pendidikannya.
"Makanya saya butuh gambaran bagaimana daya tampung sekolah. Karena kadang ada satu sekolah yang jalan aksesnya saja 20 kilometer, terlalu jauh. Ini menghambat mereka yang tidak punya kendaraan, kalau perlu kita bangun sekolah lagi," sebut dia.
Untuk anggarannya, Gubri katakan semua akan diformulasikan nanti. Menurutnya, dana yang keluar untuk kegiatan yang tidak terlalu membuahkan hasil lebih baik dialokasikan untuk pembuatan seragam gratis tersebut.
"Harus dihitung benar, kalau dananya bisa untuk empat stel seragam, buatkan. Kalau tidak bisa, 1 satu stel dulu. Kalau bisa dua, ya kita buat dua stel," lanjutnya.
Selain seragam gratis, Gubri berencana akan membuat Meeting Forum untuk anak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Hal itu guna menyiapkan tenaga didik dari SMK ke dunia kerja.
"Saya ingin anak didik SMK ini siap pakai. Jadi dunia usaha butuhnya apa, SMK kita siapkan," tukasnya.*