Gubri Syamsuar Klaim Emisi Rumah Gas Kaca Berhasil Diturunkan

25 Januari 2023
Gubernur Riau, Syamsuar

Gubernur Riau, Syamsuar

RIAU1.COM - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyebutkan rencana aksi Riau Hijau meliputi tiga kebijakan penting, yaitu meningkatkan upaya pengendalian kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup, kualitas pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA), serta Bauran Energi Dari Sumber Daya Alam Terbarukan. 

"Hal ini telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur Riau Nomor 9 Tahun 2021," kata Syamsuar, Rabu (25/1/2023).

Syamsuar menjelaskan bahwa dalam perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau tahun 2019-2024, Riau Hijau menjadi payung kebijakan untuk seluruh Misi Kepala Daerah dan dibahas secara tersendiri dalam sub bab Kebijakan Khusus Daerah dalam RPJMD tersebut. 

"Strategi dalam ekonomi hijau menjadi indikator kinerja daerah Provinsi Riau, yaitu meningkatkan indeks kualitas lingkungan hidup atau IKLH dan menurunkan emisi gas rumah kaca," sebut dia.

Lalu Syamsuar juga menjelaskan bahwa berdasarkan data tahun 2022, capaian IKLH Provinsi Riau adalah sebesar 72.10. Angka ini meningkat dua poin dari target sebesar 70.10, atau meningkat sebesar 3.3 persen dari capaian tahun 2021. 

Sementara jumlah emisi gas rumah kaca Tahun 2021 yang berhasil diturunkan di Provinsi Riau adalah sebesar 3.134.33 gigagram karbondioksida ekivalen, dengan status emisi sebesar 180.342,67 gigagram karbondioksida ekivalen. Dimana Angka ini meningkat 1.7% dari capaian tahun 2020.

Sedangkan hasil Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan Pembangunan Rendah Karbon Provinsi Riau menunjukkan total potensi penurunan emisi gas rumah kaca kumulatif Provinsi Riau Tahun 2010-2022 adalah sebesar 204.65 juta ton karbondioksida ekivalen dari tujuh ratus empat puluh tujuh aksi.

"Dimana, lebih dari 90 persen kontribusi penurunan emisi terbesar berasal dari sektor lahan," tutur dia.*