Asisten II Setdaprov Riau, Evarefita
RIAU1.COM - Asisten II Setdaprov Riau, Evarefita mengatakan bahwa kebijakan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) ini secara nyata telah memberikan dampak positif terhadap restorasi gambut di Provinsi Riau.
"Bukan hanya dengan intensitas kebakaran hutan yang menurun juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat sekitar," ujarnya Senin (20/9/2021).
Sambung dia, upaya restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove serta kegiatan rekonstruksi ekonomi memberikan manfaat secara langsung kepada kelompok masyarakat berupa tambahan pendapatan keluarga.
"Kegiatan dalam upaya BRGM dan kegiatan rekonstruksi ekonomi memberikan manfaat yang baik pada kelompok masyarakat seperti tambahan pendapatan bagi keluarganya," tuturnya.
Lebih lanjut Eva mengungkapkan, untuk membantu kerja BRGM di tingkat provinsi ini berpedoman sesuai dengan pasal 15 Peraturan Presiden (Pepres) Nomor 20 tahun 2020 tentang pedoman pembentukan dan pelaksanaan tim restorasi gambut atau rehabilitasi gambut maka ditetapkannya tim restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove Provinsi Riau dengan keputusan Gubernur Riau Nomor Kpts 871/VIII/2021 tanggal 18 Agustus 2021.
"Tim ini nantinya selain mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi BRGM juga melaksanakan tugas restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove di Provinsi Riau," ungkapnya.
Pihaknya memiliki keyakinan yang tinggi bahwa BRGM di Provinsi Riau akan berkontribusi nyata dan mendukung tujuan pembangunan Riau Hijau yang mengusung tiga pilar utama yaitu meningkatkan pengendalian kerusakan dan penyemaran lingkungan, meningkatkan kualitas pengelolaan SDA dan meningkatkan bangunan energi dan sumber daya alam terbarukan.
"Kami yakin bahwa BRGM Provinsi Riau dapat berkontribusi secara nyata dengan baik dan terus mendukung tujuan serta meningkatkan pembangunan Riau Hijau," tutupnya.*