Lomba Lintas Alam HKAN Resmi Dibuka, 40 Peserta Jajal Perawannya Rimbang Baling

13 Juli 2019
Pembukaan jungle track oleh Kepala BBKSDA dan Kapolres Kampar di Desa Tanjung Belit, Kampar (Foto: Zar/Riau1.com)

Pembukaan jungle track oleh Kepala BBKSDA dan Kapolres Kampar di Desa Tanjung Belit, Kampar (Foto: Zar/Riau1.com)

RIAU1.COM - Jungle Track dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) di Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Baling, Kabupaten Kampar, 13-14 Juli 2019 resmi dibuka pukul 14.00 WIB.

Pembukaan ini langsung dilakukan oleh Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono ditandai dengan pemukulan gong dan pemasangan selendang pada peserta.

40 tim yang terdiri dari 126 putra dan 74 putri serta 25 partisipan yang berasal dari Kampar Kiri Hulu serta wilayah lainnya di Riau dilibatkan dalam hari konservasi ini.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono mengatakan kelebihan lomba lintas alam di Rimbang Baling ini lebih memperkenalkan alam pada generasi muda Indonesia.

Selain itu, dipilihnya Rimbang Baling menurutnya karena lokasi ini cocok bagi kaum milenial yang gemar mencari tantangan. Karena di lokasi ini peserta akan melahap lintasan sejauh 10 kilometer dengan rute yang menantang.

"Peserta akan memulainya dari Desa Muara Bio menuju Desa Tanjung Belit yang merupakan daerah penyangga kawasan konservasi," imbuhnya.

Lomba dimulai pada hari kedua atau pada tanggal 14 Juli 2019. Dimana tiap peserta akan berjalan kaki hingga mencapai garis finis.

Selama menjalani lomba, peserta akan disuguhi pemandangan alam yang indah. Menyeberangi sungai kecil sambil mendengarkan suara satwa dengan tantangan jalur yang bervariasi.