Sabtu, 21 September 2019

POLITIK

Waketum DPP Partai Gerindra Sebut Pertemuan Prabowo dan Jokowi Tak Bahas Jabatan di Pemerintahan

news24xx


Pertemuan Prabowo Subianto dan Joko Widodo di MRT. Foto: Suara.com. Pertemuan Prabowo Subianto dan Joko Widodo di MRT. Foto: Suara.com.

RIAU1.COM -Komunikasi yang dijalin Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan Presiden terpilih Joko Widodo, lebih pada konsep pembangunan ke depan. Jadi, komunikasi itu bukan terkait jabatan yang diperoleh apabila gabung dalam pemerintahan.

"Kami walaupun tidak dapat apapun, yang penting masih bisa memberikan masukan kepada pemerintah untuk perbaikan ekonomi, itu jauh lebih utama. Karena yang utama adalah konsep, bukan orang atau jabatan," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Edhy Prabowo dikutip dari Antara, Sabtu (17/8/2019).

Pembicaraan antara Prabowo-Jokowi terkait hal-hal rinci. Kursi menteri belum dibicarakan karena hal yang utama adalah konsep, bukan jabatan.



BACA JUGA : Mendadak Heboh ke Publik Nama Syarifuddin Tippe, Calon Kuat Menteri Pertahanan

Iklan Riau1

Menurut dia, semua keputusan partai ada di tangan Prabowo sebagai Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum DPP Partai Gerindra. Semua kader akan patuh kepada keputusannya.

"Di Gerindra yang paling penting adalah bagaimana sikap Ketua Umum Gerindra. Kami siap laksanakan perintah beliau, pasti ada alasan menunjuk," ujarnya.



BACA JUGA : Harapan SELARAS untuk Wakil Rakyat di Bumi Lancang Kuning

Edhy mengatakan kalau nanti Gerindra berada di luar pemerintahan. Partainya akan memberikan masukan kepada pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Namun, kalau nanti pada akhirnya diminta dan diajak bergabung dalam pemerintahan, Gerindra akan tetap kritis untuk menyampaikan fakta apa adanya, bukan untuk menyenangkan pimpinan.

"Kalau nanti Gerindra tidak dapat apapun. Yang penting kami bisa memberikan masukan pada pemerintah untuk perbaikan ekonomi dan pendidikan anak-anak kita, itu jauh lebih utama," katanya.





Loading...