Senin, 19 Agustus 2019

POLITIK

Sempat Jadi Perhatian Panglima TNI, Ini Sosok Taruna Akmil Keturunan Prancis Enzo Zenz Allie Jago 4 Bahasa

news24xx


Ilustrasi anggota TNI saat berangkat melaksanakan tugas.  Ilustrasi anggota TNI saat berangkat melaksanakan tugas.

RIAU1.COM - Nama Taruna Akmil Keturunan Prancis Enzo Zenz Allie menjadi viral di Medsos dan jadi perhatian publik. Enzo diduga terpapar radikalisme atau ormas HTI. Atas dugaan tersebut, kini Mabes TNI sedang mendalaminya. 

Sosok Enzo sebelumnya terkenal karena sempat jadi perhatian Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, saat diajak berkomunikasi dalam bahasa Prancis. Enzo rupanya jago empat bahasa. 

Seperti dilansir dari Antara, Kamis, 8 Agustus 2019, Panglima Hadi Tjahjanto menilai sosok Enzo Zenz Allie memenuhi syarat untuk menjadi prajurit TNI.

"Yah dilihat dari seleksinya memenuhi syarat, yang viral itu pull up-nya, larinya, ya itu dihitung semua secara fisik kemudian psikologinya semuanya memenuhi syarat," kata Hadi Tjahjanto di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, Selasa, lalu. 



BACA JUGA : PKS Langsung Pecat Kader Yang Terbukti Korupsi

 

Sebelumnya, taruna Akmil keturunan Prancis bernama Enzo Zenz Allie sempat menarik perhatian Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan videonya viral di media sosial.

Hadi dalam video tersebut mengajak Enzo berbicara dalam bahasa Prancis. Enzo diketahui memang fasih berbicara empat bahasa yaitu bahasa Prancis, bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa Indonesia.

"Ya dia kan sekolah ikut bapaknya sampai SD, setelah itu bapaknya meninggal di Kaledonia dan kemudian diambil ibunya. Ibunya di Jakarta dan oleh ibunya dimasukkan ke pondok pesantren untuk bersekolah SMP hingga SMA," tambah Panglima.

Enzo sendiri lahir di Prancis, tapi pindah ke Indonesia pada usia 13 tahun setelah ayahnya meninggal dunia.

Wajah Prancis Enzo rupanya berasal dari sang ayah. Ayah Enzo bernama Jean Paul Francois Allie asal Paris. Ibunya bernama Siti Hajah Tilaria asal Sumatera Utara.

"Statusnya WNI karena mulai dari pendaftaran persyaratannya (berstatus WNI) itu jadi diterima. Dari persyaratan saja masuk ke militer harus WNI, kita berbicara masalah persyaratan," ungkap Hadi.

Hasil tes fisik atau kesamaptaan Enzo juga cukup baik. Dia bisa lari 3.000 meter selama 12 menit. Lalu pull up 19 kali, sit up 50 kali,push up 50 kali dalam waktu 60 detik. Dan, renang 50 meter dalam waktu 1 menit.

Dalam akun Instagram @tni_angkatan_darat, Enzi disebut ingin masuk ke kesatuan Kopassus.

Enzo yang pernah juara ll renang jarak 50 m di Popda serta juara l lari jarak 400 m dan 800 m di Kejurkab itu.

Saat Sidang Pantukhir Pusat yang dipimpin Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dinyatakan lulus menjadi Taruna Akmil, Magelang, Jumat (2/8) lalu. 



BACA JUGA : Dilaporkan ke Polisi, Ustadz Abdul Somad: Itu Pengajian 3 Tahun Lalu, Kenapa Diusik Sekarang

 
?????????
Saat ditanya Panglima TNI di hadapan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, remaja berusia 18 tahun ini tegas menyatakan ingin jadi prajurit Infanteri dan Kopassus
?????????
Saat ini Enzo bersama rekan satu angkatannya akan mengikuti pendidikan Candradimuka mulai 6 Agustus-30 Oktober 2019 di Akmil.

R1/Hee