Selasa, 16 Juli 2019

POLITIK

PAN DIY Menolak Bergabung kepada Koalisi 01

news24xx


Ilustrasi Partai Amanat Nasional. Foto: Kumparan.com. Ilustrasi Partai Amanat Nasional. Foto: Kumparan.com.

RIAU1.COM -PAN santer dikabarkan membelot untuk bergabung dengan koalisi Jokowi - Ma'ruf Amin usai Pilpres 2019. Menanggapi isu tersebut, PAN Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berkomitmen untuk tetap setia kepada koalisi Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Dilansir dari Kumparan.com, Senin (17/6/2019), Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN DIY Nazaruddin menjelaskan, pernyataan sikap PAN DIY ini telah ditandatangani seluruh Ketua DPD PAN se-kabupaten/kota di DIY. Keputusan Rakernas PAN pada 9 Agustus 2018 untuk mendukung Prabowo - Sandi merupakan keputusan politik yang tepat dan dilandasi pertimbangan ideologis.

"Bahwa koalisi 02 dan pasangan calon yang didukungnya memiliki komitmen yang kuat untuk membela kepentingan rakyat dan umat. Sebuah komitmen yang sama yang menjadi semangat bagi perjuangan politik PAN," jelasnya.



BACA JUGA : Mahfud MD Sebut Banyak yang Menghendaki Prabowo Subianto di Oposisi

Nazarudin tak menampik ada upaya mengarahkan PAN untuk mendukung Jokowi - Ma'ruf sebelum dan sesudah Pilpres 2019. Namun dia menegaskan kader dan simpatisan tetap bulat mendukung Prabowo - Sandi hingga saat ini.

"Kami melihat bahwa upaya apapun untuk bergabung dengan koalisi yang lain di luar koalisi 02 tentunya akan dianggap sebagai bentuk pengkhianatan terhadap suara dan aspirasi dari kader, pemilih, dan simpatisan PAN," katanya.

Lebih lanjut, PAN berpendapat dan bersikap bahwa sikap politik partai seharusnya merupakan manifestasi dari suara dan aspirasi dari kader, pemilih, dan simpatisan serta harus linear. Menurutnya, kehadiran PAN di tengah dominasi dan hegemoni rezim saat ini dibutuhkan untuk penyeimbang sebagai oposisi. Kehadiran penyeimbang seperti ini dianggap sebagai mekanisme check and balance yang harus tetap ada dalam kehidupan bernegara.



BACA JUGA : Relawan di Inggris yakini Prabowo Punya Rencana Matang

"Dengan segala pertimbangan tersebut, kami meyakini bahwa keputusan PAN untuk terus bergabung dalam koalisi 02 serta untuk mengambil peran oposisi jika nantinya diperlukan adalah merupakan pilihan politis yang paling logis dan rasional," ucapnya.

Nazaruddin pun menegaskan PAN DIY secara sikap politik menolak untuk bergabung dengan koalisi Jokowi - Ma'ruf. Oleh karena itu, melalui surat ini DPW PAN DIY beserta seluruh DPD PAN di Daerah lstimewa Yogyakarta menyatakan menolak untuk bergabung kepada koalisi 01.

"Kami juga menolak setiap upaya yang mencoba mengarahkan PAN untuk bergabung," pungkasnya.