Minggu, 18 Agustus 2019

POLITIK

Data KPU, 705 TPS di 32 Provinsi Harus Melakukan PSU

news24xx


Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik. Foto: Kumparan.com. Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik. Foto: Kumparan.com.

RIAU1.COM -KPU terus merekapitulasi daftar Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang harus melakukan pemungutan suara ulang (PSU) maupun lanjutan (PSL) hingga susulan (PSS). Per Kamis (25/4/2019), tercatat sebanyak 705 TPS harus melakukan PSU.

"Berdasarkan rekapitulasi hingga pukul 16.00 WIB, sebanyak 705 TPS di 32 provinsi harus melakukan PSU," kata Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, sebagaimana dilansir dari Kumparan.com.

Saat ini, KPU sudah melaksanakan PSU di 89 TPS. Artinya, masih ada 616 TPS yang belum melakukan PSU.



BACA JUGA : Gerindra Minta Masalah Ekonomi Harus Diselesaikan Pemerintahan Jokowi

Sementara untuk TPS yang harus melakukan PSL ada di 296 TPS. Kemudian untuk PSS ada sebanyak 2.260 TPS.

"Kalau PSS yang sudah kita lakukan hingga saat ini ada di 936 TPS. Sedangkan untuk PSL ada di 55 TPS," ucap Evi.



BACA JUGA : Waketum DPP Partai Gerindra Sebut Pertemuan Prabowo dan Jokowi Tak Bahas Jabatan di Pemerintahan

Ada beberapa faktor yang menyebabkan sejumlah TPS harus dilakukan pemungutan suara kembali. Ia juga yakin, KPU mampu menyelesaikan tahapan PSU, PSL dan PSS sebelum 27 April mendatang.

"PSU itu selebihnya karena adanya pindah memilih yang tidak membawa A5. Kemudian pemilih DPK (Daftar Pemilih Khusus) mau milih di mana saja tanpa mengikuti putusan MK, bahwa harus di TPS sesuai alamat dia yang ada di KTP. Kemudian, PSU karena surat suara kurang," tutup Evi.