
Ketua PMI Pekanbaru Abdul Jamal. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekanbaru memastikan bahwa layanan kebutuhan darah bagi masyarakat tetap beroperasi selama 24 jam, meskipun dalam masa libur Idulfitri. Langkah ini diambil untuk menjamin ketersediaan darah bagi warga yang membutuhkan, sejalan dengan arahan dari PMI Pusat.
“Kami mendapat arahan dari PMI Pusat bahwa dalam rangka menyambut Lebaran. Salah satu peran penting yang harus dijalankan adalah menjaga ketersediaan stok darah selama libur Idulfitri,” kata Ketua PMI Pekanbaru Abdul Jamal, Rabu (26/3/2025).
Untuk memastikan stok darah tetap mencukupi, PMI Pekanbaru menjalin kerja sama dengan Pekanbaru Jumat Berkah. Pekanbaru Jumat Berkah ini merupakan sebuah organisasi sosial yang berkantor di Jalan Riau. Hal ini dilakukan karena mencari pendonor menjadi tantangan tersendiri mengingat banyak relawan yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
“Kami menyadari bahwa saat Ramadan dan menjelang Lebaran, sulit mencari pendonor. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan Pekanbaru Jumat Berkah untuk mengadakan kegiatan donor darah,” ungkap Jamal.
Melalui kerja sama yang berlangsung selama kurang lebih 20 hari ini, PMI berhasil mengumpulkan sekitar 100 kantong darah per hari. Kegiatan ini dibuka dari pukul 03.00 WIB hingga 21.00 WIB.
"Rupanya, masyarakat cukup antusias berdonor setelah berbuka puasa,” ucap Jamal.
Tak hanya itu, PMI Pekanbaru juga menggandeng rumah-rumah ibadah dalam upaya menjaga ketersediaan darah. Pasalnya, PMI harus menyiapkan setidaknya 300 kantong darah setiap harinya.
“Sejak Januari, kami sudah mulai menyiapkan stok darah. Saat ini, tersedia sekitar 4.000 kantong darah di PMI Pekanbaru,” jelas Jamal.
Agar stok darah tetap terjaga, masyarakat yang membutuhkan darah diimbau untuk membawa pendonor pengganti saat melakukan pengambilan darah di PMI. Terkadang, ada pasien yang membutuhkan hingga 20 kantong darah.
"Jika tidak ada pengganti, tentu stok akan terus berkurang. Oleh karena itu, kami meminta agar darah yang telah digunakan dapat digantikan. Sehingga, ketersediaan darah tetap aman untuk semua yang membutuhkan,” pungkas Jamal.