Pj Wali Kota Pekanbaru Ingatkan ASN, Jangan Main-main dengan Pengelolaan Keuangan

Pj Wali Kota Pekanbaru Roni Rakhmat. Foto: Istimewa.
RIAU1.COM -Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Pekanbaru diperingatkan agar tak main-main dengan pengelolaan keuangan. Pasalnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Risnandar Mahiwa (Pj wali kota sebelumnya) bersama Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Indra Pomi Nasution bersama tujuh orang lainnya yang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 2 Desember 2024 malam.
Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Roni Rakhmat dilantik Pj Gubernur Riau Rahman Hadi pada 3 Desember 2024 petang. Ia segera menggelar rapat internal dengan para kepala OPD Pemko Pekanbaru.
Ia memberikan peringatan keras kepada ASN Pemko Pekanbaru agar tidak bermain-main dalam pengelolaan keuangan. Ia menekankan pentingnya mematuhi aturan yang ada untuk mencegah kesalahan dan penyimpangan.
"Kita sudah memiliki jalur yang benar. Ikuti saja jalur itu," tegas Roni.
Jelang akhir tahun ini, Pemko Pekanbaru berupaya keras menyelesaikan seluruh tugas yang ada, termasuk laporan keuangan dan program fisik. Ia juga menyoroti berbagai permasalahan yang harus diselesaikan sebelum tahun berganti.
"Kami menyadari bahwa insiden OTT baru-baru ini mengejutkan banyak ASN pemko. Dengan adanya kejadian kemarin, kita harus tetap menjaga kekompakan, semangat, dan optimisme," katanya.
Seluruh ASN pemko diingatkan untuk bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Ia menekankan pentingnya menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Betul-betul sesuai dengan koridor yang ada, tidak perlu memikirkan yang sudah berlalu. Jadikan itu sebagai pelajaran bagi kita," tutupnya.