Konflik Internal di RSD Madani Ganggu Layanan, Pj Wali Kota Pekanbaru Beri Arahan Tegas

Pj Wali Kota Pekanbaru Roni Rakhmat. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Konflik internal yang terjadi di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani mengganggu layanan sejak beberapa bulan terakhir. Para pegawai yang masih membuat kekisruhan diminta berhenti bekerja di RSD Madani.
Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Roni Rakhmat memberikan arahan tegas kepada para pegawai Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani saat melakukan kunjungan kerja pada 4 Februari 2025. Ia menyoroti adanya konflik internal di antara pegawai yang berimbas pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Selama ini, saya melihat ada kelompok-kelompok di internal rumah sakit yang justru saling berselisih. Akibatnya, tugas utama mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak berjalan optimal. Padahal, mereka digaji untuk melayani," kata Roni, Sabtu (8/2/2025).
Menurutnya, konflik internal ini berkontribusi terhadap banyaknya keluhan masyarakat terkait pelayanan di RSD Madani. Oleh karena itu, dengan kepemimpinan yang baru, Plt Direktut RSD Madani drg Aznar, ia meminta seluruh pegawai mengubah pola pikir dan lebih fokus pada tugas yang diberikan.
"Sekarang sudah ada pimpinan baru, maka pola pikir juga harus berubah. Tidak boleh ada lagi kelompok-kelompok yang berselisih," tegas Roni.
Semua pegawai RSD Madani ditugaskan oleh pemerintah untuk bekerja memberikan pelayanan kesehatan. Jadi, para pegawai harus menjalankan tugas dengan baik.
Roni juga menekankan bahwa profesi sebagai tenaga kesehatan adalah pilihan. Sehingga, setiap pegawai harus menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.
"Kalau ada yang tidak tahu apa yang harus dikerjakan atau tidak ingin menjalankan tugasnya dengan baik, lebih baik tidak bekerja di RSD Madani," pungkasnya.
Pemko Pekanbaru berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dengan adanya perbaikan dalam pola kerja di RSD Madani, diharapkan layanan kesehatan di Pekanbaru semakin profesional dan berorientasi pada kepuasan pasien.