Rabu, 23 Oktober 2019

PEKANBARU

Gawat! Hingga Pagi Kualitas Udara Pekanbaru Level Berbahaya, Jarak Pandang 500 Meter Akibat Asap

news24xx


Konsentrasi PM10 di Kota Pekanbaru pada level berbahaya, Rabu pagi seperti tertera pada website bmkg.go.id Konsentrasi PM10 di Kota Pekanbaru pada level berbahaya, Rabu pagi seperti tertera pada website bmkg.go.id

RIAU1.COM -Kualitas udara (PM10) di Kota Pekanbaru, Riau masuk pada level berbahaya, Rabu 18 September 2019 pagi. Pengamatan pada pukul 08.15 WIB, angka PM10 di Pekanbaru sudah 301.22.

Pada tabel dalam website bmkg.go.id menunjukkan kualitas udara di Kota Pekanbaru berlevel berbahaya. Kondisi tersebut bahkan sudah berlangsung sejak dinihari tadi sampai Rabu pagi.



BACA JUGA : Berjualan di Pinggir Jalan Raya, Ratusan PKL Pasar Pagi Arengka Digusur Satpol PP Pekanbaru

Iklan Riau1

Tidak cuma itu saja, kabut asap juga membuat jarak pandang semakin pendek. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), jarak pandang di Pekanbaru berkisar diangka 500 meter, Rabu pagi.

Pantauan Riau1.com, kabut asap di Pekanbaru terasa pekat dan menyengat hidung. Sinar matahari juga tidak tampak, seperti layaknya pagi hari.



BACA JUGA : Setelah Jalan Kopi, PKL di Depan Pasar Sukaramai Siap-Siap Digusur Satpol PP Pekanbaru

Makin memburuknya kualitas udara serta pekatnya asap, juga dipicu persoalan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Riau. Bahkan pagi ini, titik panas berjumlah 334, yang tersebar disembilan kabupaten/kota di Riau.

Meningkatnya jumlah hotspot dan kian pekatnya kabut asap itu, persis sehari setelah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Riau untuk mengatasi masalah Karhutla (selasa, red).





Loading...