Jumat, 15 November 2019

PEKANBARU

Dibangun di Lahan Orang, Dinas PUPR Tak Izinkan Lagi Pedagang Berjualan di Kawasan Patung Kuda

news24xx


Kawasan Patung Kuda yang berlokasi di samping flyover SKA, persimpangan Jalan Tuanku Tambusai-Jalan Soekarno Hatta. Foto: Surya/Riau1. Kawasan Patung Kuda yang berlokasi di samping flyover SKA, persimpangan Jalan Tuanku Tambusai-Jalan Soekarno Hatta. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Patung Kuda yang terletak di belakang Pos Polisi Lalu Lintas Simpang SKA (Jalan Tuanku Tambusai-Jalan Soekarno Hatta) ternyata dibangun Pemko Pekanbaru di lahan masyarakat. Namun, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru diizinkan menggunakan lahan tersebut oleh pemiliknya.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PUPR Eduard Riansyah di kediaman wali kota Pekanbaru, Kamis (12/9/2019).

"Mengenai patung kuda, kami sudah berkomunikasi dengan pemilik tanah. Patung kuda silakan dibangun tapi areanya tidak diperbesar," katanya.



BACA JUGA : Beri Perhatian Khusus di Sektor Pariwisata, BI Apresiasi Kinerja Wali Kota Pekanbaru

Iklan Riau1

Dinas PUPR diizinkan pemilik lahan mengelola di lahan itu. Jika ada pihak ketiga yang ingin mengelola lahan itu, maka Dinas PUPR akan berkomunikasi lagi dengan pemilik tanah. 

"Jadi, lahan ini bukan disewa. Kami pakai daripada terbengkalai," jelas Edu, sapaan akrabnya.



BACA JUGA : Kemen PUPR Sebut Proyek IPAL Diawali dari Sukajadi Karena Pemukimannya Padat Penduduk

Karena kondisi patung kuda itu sudah mengkhawatirkan, maka akan segera direnovasi. Tapi, renovasi tidak dilakukan secara besar-besaran. 

"Pedagang tidak boleh berada di area itu. Kemarin banyak pedagang di sana. Sekarang, pedagang sudah kami tiadakan," sebut Edu.

Dinas PUPR juga diminta pemilik lahan agar menjaga kebersihan. Karena, sampah banyak berserakan di sana sebelumnya.





Loading...
DN05 | Desktop - Read Right Side 300px