Senin, 19 Agustus 2019

PEKANBARU

Lagi Enak-enak di Pondok Remang, Pasangan Mesum Berhamburan Digerebek Satpol PP Pekanbaru

news24xx


Agus Pramono saat memberi pengarahan kepada pasangan yang terjaring razia Agus Pramono saat memberi pengarahan kepada pasangan yang terjaring razia

RIAU1.COM -Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru, Riau mengambil tindakan terkait laporan masyarakat soal adanya aktivitas diduga mesum di pondok-pondok seputaran Purna MTQ dan Jalan Parit Indah arah Labersa, Selasa 16 Juli 2019 malam.

Hasilnya tak sia-sia, empat pasangan pum berhasil terjaring dan langsung dibawa ke markas Satpol PP Kota Pekanbaru. Sisanya melarikan diri bahkan ada yang nekat masuk ke semak-semak demi meloloskan diri dari kejaran petugas.

Lokasi pertama yang disasar petugas adalah pondok remang-remang di seputaran Purna MTQ. Di sini sempat terjadi kejar-kejaran setelah pasangan diduga mesum mengetahui kedatangan Satpol PP Pekanbaru.



BACA JUGA : Cabai Hijau Melonjak Naik, Cabai Rawit Turun Drastis di Pekanbaru Hari Ini

Pondok remang berukuran sekitar 60x60 sentimeter ini diduga disalahgunakan sebagai tempat mesum, apalagi suasana jalannya gelap. Di sini, beberapa pasangan mesum berhasil diamankan oleh petugas.

Tak hanya mengamankan pasangan yang diduga berbuat mesum di lokasi ini, puluhan personil Satpol PP juga langsung merobohkan pondok yang sengaja didirikan di tempat gelap tersebut.

Dari situ, razia berlanjut ke Jalan Parit Indah (Jalan Labersa). Lagi-lagi petugas mendapati adanya pasangan diduga sedang mesum di pondokan yang sengaja didirikan ini.



BACA JUGA : Tagihan Listrik PJU dan Insentif Ketua RT - RW Diusulkan Pemko Pekanbaru dalam APBD Perubahan 2019

Adapula yang berupaya melarikan diri, namun berhasil ditangkap, sebab  jalan di belakang warung remang-remang buntu dan berlumpur. Selain itu, personel Satpol PP juga terpaksa membongkar pondok itu.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pekanbaru Agus Pramono yang memimpin langsung operasi tersebut mengatakan, razia dilaksanakan ini tanpa rencana, karena untuk menindaklanjuti laporan masyarakat.

Bahkan dalam laporan masyarakat yang ia terima, terdapat foto-foto berupa alat kontrasepsi yang ditemukan warga di lokasi, sehingga Satpol PP mengambil tindakan dengan menertibkannya.

"Saya langsung turun ke lokasi, awalnya saya lihat ada beberapa motor parkir di sana. Kemudian kita kerahkan anggota, entah karena mereka sudah lama di sana lantas pulang, saya tak tahu juga. Namun yang jelas empat pasangan kita amankan," tegasnya.