Selasa, 25 Juni 2019

PEKANBARU

Diguyur Hujan Seharian, Kuburan yang Masih Berusia Seminggu Ambruk di TPU Payung Sekaki Pekanbaru

news24xx


Seorang petugas jaga kubur memadatkan tanah kuburan yang ambruk di TPU Payung Sekaki, Kamis (13/6/2019). Seorang petugas jaga kubur memadatkan tanah kuburan yang ambruk di TPU Payung Sekaki, Kamis (13/6/2019).

RIAU1.COM -Tak hanya menyebabkan banjir, hujan yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak Selasa (11/6/2019) malam hingga Rabu (12/6/2019) siang berdampak pada tanah kuburan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jalan Beringin, Kelurahan Sungai Sibam, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Sejumlah kuburan yang masih berusia sekitar seminggu ambruk tergerus air.

"Kuburan ini ambruk karena curah hujan yang cukup tinggi. Namun, kuburan yang ambruk ini rata-rata baru masih baru," kata Zaldi, salah seorang petugas pemakaman dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pekanbaru, Kamis (13/6/2019).

Kuburan yang masih baru ini rata-rata berusia satu minggu. Kuburan baru tanahnya belum padat dan gampang tergerus hujan yang deras.



BACA JUGA : Rencana Aturan Baru, Warga Pekanbaru yang Tertangkap Basah Buang Sampah Sembarangan Didenda Rp250 Ribu

"Hal ini sudah biasa terjadi bagi kuburan yang masih baru. Memang tugas kami untuk menimbun kuburan yang ambruk ini seperti semula," ucapnya.

Sementara itu, Oni, salah seorang pedagang bunga yang berjualan di sekitar TPU Payung Sekaki itu mengungkapkan hal yang sama. Kuburan yang masih baru memang sering ambruk jika hujan deras mengguyur. Kuburan yang ambruk itu diperbaiki dan ditimbun oleh petugas yang merawat pekuburan.



BACA JUGA : Wali Kota Pekanbaru Firdaus Berangkat ke Azerbaijan Bersama Sebelas Wali Kota Lainnya

"Tapi ada juga pihak keluarga dari jenazah yang dikuburkan itu menimbun sendiri. Kejadian ini biasa terjadi untuk kuburan yang masih baru," ungkapnya.

Untuk diketahui, sejumlah tanah kuburan hang ambruk ini diabadikan salah seorang warga dalam bentuk foto. Potret kuburan yang ambruk ini ditampilkan di halaman media sosial Facebook. Ia juga menuliskan pemberitahuan agar warga yang anggota keluarganya dikuburkan di TPU itu agar segera meninjau ke lokasi.