Selasa, 23 Juli 2019

PEKANBARU

24 Ekor Ikan Arwana Diserahkan Stasiun Karantina Perikanan Pekanbaru ke BBKSDA Riau

news24xx


Kepala SKIPM Pekanbaru Eko Sulystianto saat menyerahkan barang bukti 24 ekor ikan Arwana Golden kepada BBKSDA Riau, Kamis (16/5/2019). Foto: Istimewa. Kepala SKIPM Pekanbaru Eko Sulystianto saat menyerahkan barang bukti 24 ekor ikan Arwana Golden kepada BBKSDA Riau, Kamis (16/5/2019). Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Pihak Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (SKIPM) Pekanbaru menyerahkan barang bukti berupa 24 ikan Arwana Golden (sleropages formosus) kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Kamis (16/5/2019). Barang bukti ini hasil penggagalan pengiriman pada 3 Mei lalu.

Demikian disampaikan Kepala SKIPM Pekanbaru Eko Sulystianto saat dihubungi Riau1.com, Kamis.

"Kami menyerahkan 24 ekor ikan Arwana Golden hasil sitaan pada 3 Mei 2019. Penggagalan ini hasil kerja sama dengan petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru," katanya.

Diberitakan sebelumnya, petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menemukan 24 ekor ikan Arwana dalam sebuah paket. Paket terpindai mesin X-ray di bagian kargo.



BACA JUGA : Wawako Pekanbaru Ayat Cahyadi Temani Orang Tua Naik Haji, Mendagri Beri Izin 40 Hari

Kepala Sub Seksi Pengawasan Data dan Informasi Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (SKIPM) Pekanbaru Subhan Riza, Sabtu (4/5/2019) dini hari, membenarkan ada temuan 24 ikan Arwana yang tidak dilengkapi dokumen. Penyelundupan ikan Arwana ini diketahui saat pemeriksaan dengan mesin X-ray oleh petugas Avsec pada Jumat (3/5/2019) sore.

"Si pengirim memberikan keterangan pada paket tersebut bahwa isinya mainan. Karena tak sesuai dengan hasil pindai mesin X-ray, akhirnya paket ini dibongkar petugas bagian kargo," ungkapnya.

Pembongkaran paket ini disaksikan petugas Stasiun KIPM dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. Benar saja, paket ini berisi 24 ekor ikan Arwan jenis golden. Ikan ini memiliki panjang sekitar 10 sentimeter.



BACA JUGA : Wawako Ayat Cahyadi Sebut Anak Jalanan di Lampu Merah Bukan Warga Pekanbaru

"Pemiliknya masih dalam pencarian karena kejadiannya baru. Barang ini dikirim melalui salah satu perusahaan jasa pengiriman barang," sebut Subhan.

Pengirim barang diketahui bernama Anton. Penerima barang Renor Lesmana. Tujuan paket berisi 24 ikan Arwana ini ke Jakarta Barat.

"Penyitaan paket ilegal itu masih kami titipkan ke pihak bandara," ucap Subhan.