Selasa, 22 Oktober 2019

OLAHRAGA

Wagubri Edy Natar Sebut Surat Pelimpahan Manajmen PSPS Riau ke Pemprov Salah Alamat

news24xx


Wagubri, Edy Afrizal Natar Nasution (foto: dok/riau24group) Wagubri, Edy Afrizal Natar Nasution (foto: dok/riau24group)

RIAU1.COM - Wakil Gubernur Riau, Edy Afrizal Natar Nasution angkat bicara terkait beredarnya surat pengunduran diri Manager PSPS Riau, Ari Nugroho dan diserahkannya manajerial klub kepada Pemmerintah Provinsi (Pemprov).

"PSPS merupakan PT, jadi penyerahan manajerial ke Pemprov Riau itu salah alamat," tegas Edy Natar saat berbincang dengan awak media, Senin 24 Juni 2019 di Gedung DPRD Riau.

Edy Natar menuturkan, Pemprov Riau tidak bisa masuk dalam manajemen, termasuk mmberikan bantuan dana melalui APBD untuk PSPS Riau.



BACA JUGA : Arsenal Terjungkal di Kandang Tuan Rumah Sheffield United

Iklan Riau1

"Kita tidak boleh melakukan itu (memegang manajemen PSPS Riau) dan memberi bantuan dari APBD juga tidak boleh," tegas mantan Danrem 031 Wirabima itu.

Seperti yang diketahui, Manager PSPS Riau, Ari Nugroho memilih untuk mundur dari posisinya. Hal ini terkait dengan krisis keuangan yang tengah dihadapi oleh manajemen klub kebanggaan masyarakat Bumi Lancang Kuning tersebut.

Keputusan putra dari Arsadianto Rahman atau yang akrab disapa Anto Rahman itu disampaikannya melalui surat resmi yang dikirimkannya kepada Gubernur Riau, Syamsuar dengan nomor 024/PSPS-RIAU/VI/2019 tertanggal 18 Juni 2019 tentang Penyerahan Pengelolaan PSPS Riau kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Riau.



BACA JUGA : Dua Mobil Polisi Dirusak dan Wartawan Diintimidasi Saat Kericuhan di Laga Derby Mataram

Dalam surat itu pula, Ari menyatakan saat ini nasib klub sepakbola PSPS Riau sedang berada dalam kondisi yang terparah dengan kondisi keuangan yang terhutang terhadap gaji beberapa pemain PSPS Riau musim 2018 lalu.

Akibatnya, klub PSPS Riau mendapat ultimatum tidak bisa mengikuti Kompetisi Liga 2 Indonesia 2019 dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 2 dan juga dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

'Karena itu, manajemen PSPS bermaksud melakukan langkah penyelamatan klub sepakbola kebanggaan masyarakat Riau tersebut dengan menyerahkan pengelolaan PSPS secara manajerial dan seterusnya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, demi sepakbola dan marwah Riau yang lebih baik serta menjadi hiburan masyarakat bola Riau tentunya' isi surat yang ditulis Manager PSPS Riau, Ari Nugroho.





Loading...
DN05 | Desktop - Read Right Side 300px