Sabtu, 24 Agustus 2019

NASIONAL

Begini Curhatan Anggota Saat TGPF Tangani Kasus Novel Baswedan

news24xx


Penyidik Senior KPK, Novel Baswedan (Foto: Istimewa/Internet) Penyidik Senior KPK, Novel Baswedan (Foto: Istimewa/Internet)

RIAU1.COM - Anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Novel Baswedan, Hendardi menceritakan bagaimana saat pertama kali menangani kasus penyiraman air keras tersebut.

Dikutip dari nasional.tempo.co, Kamis, 18 Juli 2019 ceritanya itu ketika Novel memberikan syarat-syarat tertentu tidak mungkin untuk dikabulkan oleh tim.


BACA JUGA : Penelitian Ini Sebut Nonton Film Porno Sama Dengan Selingkuh


"Memberikan (Novel Baswedan) syarat-syarat kepada kami yang tidak mungkin dikabulkan," sebutnya.

Syarat itu seperti pembentukan TGPF harus dilakukan oleh Presiden sampai meminta agar polisi turut mengungkap kasus kekerasan yang menimpa karyawan KPK lainnya.


BACA JUGA : 37.533 Jemaah Haji Sudah Tiba dengan Selamat di Tanah Air


Menurutnya syarat yang diajukan tidak dapat dipenuhi karena bukan masuk dalam tanggung jawab mereka lagi.

Meskipun begitu, Hendardi menilai Novel dianggap kooperatif selama enam bulan bekerja walaupun hanya bertemu sebanyak dua kali.