Warga Dilarang Bawa Telepon Genggam Saat Hadiri Open House di Istana Negara

4 Juni 2019
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Foto: Detik.com.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Foto: Detik.com.

RIAU1.COM -Pihak Istana Kepresidenan tidak memperkenankan warga membawa telepon genggam (HP) saat menghadiri silaturahmi open house Hari Raya Idul Fitri 1440 H di Istana Negara. Namun tak perlu panik, pihak Istana Kepresidenan menyediakan foto yang sudah dicetak saat bersalaman lebaran dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Masyarakat tak perlu panik akan kehilangan momen berfoto dengan Presiden Jokowi," ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dikutip dari Detik.com, Selasa (4/6/2019).

Pihak Sekretariat Presiden memahami keinginan warga untuk mengabadikan momen silaturahmi bersama Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana. Bey mengatakan pihak Sekretariat Presiden akan memberikan foto secara gratis kepada mereka yang hadir dan bersalaman dengan Presiden Jokowi.

"Hasil foto berukuran 5R tersebut nantinya bisa diambil segera saat masyarakat meninggalkan lingkungan Istana Kepresidenan," jelas Bey.

Bey menjelaskan, imbauan larangan membawa HP itu untuk mempercepat alur antrean salaman antara Presiden Jokowi dengan tamu open house. 

"Karena jika membawa telepon genggam tentunya ingin berswafoto dan berakibat melambatnya pergerakan tamu yang akan bersalaman dengan Presiden Jokowi.