Selasa, 22 Oktober 2019

MERANTI

Bersama HIPGABI Riau, PPNI Meranti Bagikan Masker N95 di Selatpanjang

news24xx


HIPGABI Riau dan PPNI Meranti Saat Membagikan Masker N95 HIPGABI Riau dan PPNI Meranti Saat Membagikan Masker N95

RIAU1.COM - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kepulauan Meranti bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPW) Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Provinsi Riau melaksanakan kegiatan bagi masker dengan tema "Perawat Peduli Bencana Asap", Rabu (18/9/2019).

Ketua DPD PPNI Kepulauan Meranti, Dendi mengatakan, tujuan diselenggarakan kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian perawat terhadap bencana asap dan untuk mengurangi terjadinya resiko terkena penyakit ISPA.

Selain itu untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap dampak asap yang terjadi di Provinsi Riau, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan membagikan masker standar N95 yang seharusnya dipakai untuk kondisi kabut asap saat ini.



BACA JUGA : Jalur Penyeberangan Semukut Akan Dipasang Penerangan Jalan Tahun Depan

Iklan Riau1




BACA JUGA : Implementasi Analisis Standar Belanja Dilingkungan Pemda Meranti Dibuka



“Bukan masker-masker yang banyak beredar dan dipakai oleh masyarakat yaitu masker bedah,” katanya.

Dikatakan, penggunaan masker berfungsi menyaring partikel halus dan mencegah penyebaran infeksi. Salah satu jenis masker yang bisa digunakan adalah N95 yang mampu memfiltrasi partikel halus berukuran 0,5-2.5 mikron sampai dengan 95 persen.

Ia juga mengatakan, ada 1.500 potong masker N95 yang dibagikan. Adapun lokasi kegiatan bertempat di persimpangan Jalan Banglas - Dorak, Kota Selatpanjang. Dengan sasaran aksi adalah masyarakat pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.

"Alhamdulillah masker N95 ini bantuan Dari BPBD Kepulauan meranti," ujar Dendi.

Dendi juga mengungkapkan, bahwa pemberian masker gratis ini merupakan gerakan spontanitas dan bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Mengingat, dalam beberapa hari terakhir ini, kabut asap sedang menyelimuti wilayah Kepulauan Meranti.

“Paling tidak melalui gerakan ini dapat meminimalisir dampak-dampak buruk dari kabut asap ini,” kata Dendi.





Loading...