Sabtu, 24 Agustus 2019

MERANTI

Dinsos Meranti Gelar Semiloka KAT Rancang Berdayakan Masyarakat Terpencil

news24xx


Dinsos Meranti Gelar Semiloka KAT Rancang Berdayakan Masyarakat Terpencil Dinsos Meranti Gelar Semiloka KAT Rancang Berdayakan Masyarakat Terpencil

RIAU1.COM - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3KB) Kepulauan Meranti menggelar seminar lokakarya (Semiloka) Komunitas Adat Terpencil (KAT), Rabu (17/7/2019).

Acara yang dipusatkan di Aula Dinsos P3KB di ikuti sekira 30 orang peserta dari OPD terkait dan perangkat Desa.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Yulian Norwis mengatakan, semiloka ini merupakan tahapan dari pemetaan sosial komunitas adat terpencil. 



BACA JUGA : Pemkab Meranti Kembali Audiensi Dengan BNPP

"Dimana komunitas suku terpencil di kepulauan Meranti kita petakan dengan penjajakan awal, setelah itu kita lakukan studi kelayakan baik rumah huniannya," ujar Sekda.

Yulian mengatakan Berdasarkan surat Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 12 Tahun 2015 telah jelas bahwa untuk meningkatkan taraf kesejahteraan sosial Komunitas Adat Terpencil (KAT) diperlukan dukungan dan kerjasama keterpaduan pemberdayaan dengan peran aktif instansi terkait, dan dunia usaha.

"Oleh karena itu pada kegiatan semiloka ini beberapa instansi yang terkait dengan mensejahterakan KAT ikut serta dengan tujuan untuk meningkatkan kerjasama yang berkelanjutan serta membangun," tutur Sekda.



BACA JUGA : Ujian Dinas dan Penyesuaian Ijazah PNS Meranti Dibuka

Saya berharap melalui Semiloka ini kita menyusun rencana strategis. Saya berharap seluruh OPD yang ada lintas sektor ini merencanakan mengembangkan KAT. 

"Tahun ini kita sudah membangun Bungur saya berharap kepada seluruh OPD nanti kita juga dari BPN mendata status lahan untuk bisa diberdayakan agar mereka tidak lagi berpindah-pindah. 

Saat ini dikatakan Yulian pembangunan fisik sudah dilakukan di Desa Bungur sekitar 60 persen dimana telah dibangun rumah sebanyak 38 KK.

Tahun 2020 tahapan Semiloka ini peta sosial keberadaan penyerahan adat terpencil di Kepulauan Meranti. Meranti kecamatan putri puyuh dan tanjung Padang, ada dua dusun.