
Saat tes psikologi
RIAU1.COM - Guna memperketat pengawasan Pemegang Senjata api (Senpi) bagi personel Polres Kuantan Singingi, Polda Riau melakukan tes psikologi bagi pemegang senjata api.
Tes psikologi ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan jumlah senjata api dalam menjalankan tugas, sekaligus melakukan konseling berkala terhadap personel Polres yang bermasalah, Selasa (31/8).
"Benar Polres Kuansing menerima kunjungan dari Polda Riau, dan melakukan tes psikologi terhadap personel Polres Kuansing," Ungkap Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata, S. Ik. M.Si melalui Kabag Sumda Kompol Yanuardi SH MH kepada Wartawan.
Pelaksanaan test psikologi menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat selama kegiatan berlangsung, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan," Ujarnya.
Personel Polres Kuansing yang mengikuti test psikologi terdiri dari, untuk Mapping 84 orang, PKP 84 orang, Psikologi Senpi 82 personel, Konseling berkala 10 personel, Konseling Anggota bermasalah 2 orang.
Menurutnya, Kegiatan ini dilaksanakan untuk mensosialisasikan program PKP online, dan menentukan klasifikasi personel melalui mapping serta mengetahui kondisi psikologis personel Polres Kuansing.
Setiap personel harus melengkapi syarat pengisian Lembaran Monitor Anggota (LMA), yang tertuang data pribadi anggota bersangkutan. Sehingga hasil dari kegiatan itu nantinya dapat ditentukan layak atau tidaknya.**