Sabtu, 24 Agustus 2019

KRIMINAL

Seorang ABG di Riau Diperkosa Begal saat Berteduh, Motor Dirampas

news24xx


Ilustrasi (Int) Ilustrasi (Int)

RIAU1.COM -Aparat kepolisian di Kabupaten Rohul, Provinsi Riau meringkus dua orang terduga pelaku pencurian disertai kekerasan (Curas/Begal). Kedua penjahat ini terbilang beringas dalam melancarkan aksinya, di mana korban digiring ke semak lalu diperkosa.

Tidak hanya menyetubuhi korban secara paksa, pelaku juga merampas sepeda motor lalu pergi meninggalkan korbannya, sebut saja bernama Bunga (Identitas korban disamarkan, red). Kini, kedua pelaku berhasil diringkus polisi dan ditahan.

Data yang dirangkum Riau1.com dari kepolisian menyebutkan, kejadiannya di Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rohul. Saat itu Bunga yang berstatus pelajar tersebut berteduh dengan pacarnya di bengkel yang sedang tutup, lantaran hujan deras.



BACA JUGA : Suka Nonton Film Dewasa jadi Alasan 'Dilan' Bunuh Remaja 14 tahun di Kandis

Tiba-tiba pasangan ini dihampiri oleh dua orang tak dikenal. Keduanya memakai sepeda motor matik dan menggunakan helm serta masker. Singkat cerita, kedua pelaku yang belakangan diketahui berinisial ES dan MS itupun mengancam Bunga dan pacarnya.

Tidak hanya diancam, gadis di bawah umur ini juga digeledah barang yang bawaannya, begitu juga dengan kekasihnya. Usai itu, Bunga disuruh naik ke sepeda motor lalu dibawa ke semak-semak. Di situlah pemerkosaan itu terjadi.

Bunga sempat berupaya melawan demi mempertahankan kehormatannya, namun gagal. Bahkan pacarnya yang mencoba melawan saat melihat kekasihnya hendak diperkosa, diikat dan dipukul kepalanya oleh pelaku sehingga tak berdaya.



BACA JUGA : Polisi Sebut Kerusuhan di Papua Diduga Dimanfaatkan Penumpang Gelap Berbendera Bintang Kejora

Puas melampiaskan hasratnya, pelaku lantas pergi meninggalkan korban dan membawa sepeda motor yang dipakai pasangan ini. Bunga pun kemudian melaporkan peristiwa yang ia alami ke Polsek Ujungbatu untuk ditindaklanjuti.

"Pelakunya sudah diamankan, keduanya diduga melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur dan pencurian," ungkap Kapolres Rohul AKBP Hasyim Risahondua melalui Paur Humasnya Ipda Ferry, Kamis 13 Juni 2019 siang.