Selasa, 18 Juni 2019

KRIMINAL

Tak Ada Aksi Balasan, 2 Kelompok yang Tawuran di Jalan Jembatan Siak IV Pekanbaru Berdamai

news24xx


Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto, memediasi kedua belah pihak yang bertikai hingga memicu tawuran, Kamis malam. Kedua kelompok ini telah sepakat berdamai (Foto: Humas Polresta Pekanbaru)  Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto, memediasi kedua belah pihak yang bertikai hingga memicu tawuran, Kamis malam. Kedua kelompok ini telah sepakat berdamai (Foto: Humas Polresta Pekanbaru)

RIAU1.COM -Polresta Pekanbaru, Riau pada Jumat 17 Mei 2018 siang, memediasi dua belah pihak yang terlibat tawuran di jalan baru akses Jembatan Siak IV, Kecamatan Rumbai Pesisir.

Dalam mediasi ini, turut hadir sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama dan perwakilan dari masing-masing kelompok, termasuk pihak Forkopimda (Forum komunikasi pimpinan daerah).

Pertemuan ini pun mencapai kesepakatan damai, di mana masing-masing kelompok yang bertikai ini, yakni massa dari warga Pesisir dan Bomlama tidak akan melakukan aksi balasan.



BACA JUGA : 3 Napi yang Kabur dari Lapas di Jambi Digulung di Bengkalis, 1 Ditembak

"Pertemuan mencapai kesepakatan, perdamaian masing-masing pihak dan tak akan berkelanjutan. Kita semua ingin saling menjaga situasi," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto usai mediasi digelar.

Untuk korban luka, selanjutnya diobati oleh pihak-pihak tersebut. Sedangkan beberapa orang yang sempat diamankan malam tadi, akan dilepas dengan jaminan. "Hasil kesepakatan, ada penjamin jadi kita tindak lanjuti," yakin Susanto.



BACA JUGA : 2 Orang Masuk ICU Disabet Sajam, Tamu Pujasera di Pekanbaru Baku Hantam, 6 Luka-luka

Terpisah, Camat Rumbai Pesisir Indah widya Astuti yang turut hadir dalam pertemuan itu menguraikan, masing-masing kelompok massa ini telah sepakat untuk saling menahan diri, dan tidak akan ada aksi balasan yang menimbulkan kegaduhan.

"Pesisir dan Bomlama ini daerahnya sama-sama satu kecamatan. Kita tidak ingin kejadian tadi malam terulang lagi. Kita kumpulkan para pihak untuk sepakat sama-sama menahan diri," tuturnya.