Selasa, 18 Juni 2019

KRIMINAL

Rumah Warga Dibom Molotov OTK Buntut Tawuran di Jembatan Siak IV Pekanbaru

news24xx


Barang bukti kayu, senjata tajam hingga molotov yang diamankan polisi pasca tawuran di Jembatan Siak IV Pekanbaru (riau1) Barang bukti kayu, senjata tajam hingga molotov yang diamankan polisi pasca tawuran di Jembatan Siak IV Pekanbaru (riau1)

RIAU1.COM -Tawuran antara kelompok pemuda daerah Pesisir dan Bomlama yang sama-sama berada di Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru - Riau pada Kamis 16 Mei 2019 malam membuat beberapa orang terluka.

Mereka terluka akibat senjata tajam, dan kini mendapat perawatan di rumah sakit. Masing-masing korban dari dua kelompok yang bertikai. Tawuran terjadi di ruas jalan penghubung menuju Jembatan Siak IV Pekanbaru, tepatnya di Kecamatan Rumbai Pesisir.

Tidak cuma menimbulkan korban luka hingga ditutupnya jembatan Siak IV sementara waktu, tawuran tersebut juga berbuntut aksi pelemparan bom molotov ke rumah warga, oleh orang tak dikenal (OTK). Beruntung api cepat dipadamkan sehingga tidak menimbulkan kebakaran.



BACA JUGA : 3 Napi yang Kabur dari Lapas di Jambi Digulung di Bengkalis, 1 Ditembak

Informasi yang diperoleh Riau1.com, rumah yang terkena serangan bom molotov itu masih satu kawasan (Kelurahan) dengan wilayah Bomlama. Diduga, ini berketerkaitan dengan pecahnya tawuran antara pemuda Pesisir dan wilayah tersebut (Bomlama, red).

Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto menuturkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait aksi pelemparan bom molotov ini. Olah tempat kejadian perkara (TKP) juga sudah dilakukan, termasuk mengamankan barang bukti.

"Satu rumah warga di molotov. Itu sedang didalami, olah TKP kita lakukan dan mengamankan barang bukti," ungkap Kombes Susanto.

Dalam tawuran itu, aparat berwajib yang melakukan penyisiran di Bomlama dan Pesisir berhasil menyita berbagai senjata tajam, balok kayu hingga belasan botol bom molotov.



BACA JUGA : 2 Orang Masuk ICU Disabet Sajam, Tamu Pujasera di Pekanbaru Baku Hantam, 6 Luka-luka

Beberapa jam usai peristiwa tawuran, puluhan aparat berwajib dan TNI berhasil mengendalikan situasi, di mana massa yang berkumpul di masing-masing wilayah dibubarkan dan disuruh kembali ke rumah masing-masing.

Pada Jumat 17 Mei 2019 dinihari, Jembatan Siak IV kembali dapat dilalui. Sementara puluhan polisi yang sempat dikerahkan ke lokasi juga telah ditarik mundur ke markas.