Wabah Corona Landa Seluruh Negara, Apple Tetap Buka Toko di China

25 Maret 2020
Logo Apple. Foto: Reuters.

Logo Apple. Foto: Reuters.

RIAU1.COM -Apple Inc mungkin akan membuka beberapa toko ritel mereka di pertengahan pertama April. Hal ini berdasarkan memo internal perusahaan tersebut.

Dilansir dari Antara, Rabu (25/3/2020), Apple memperluas kebijakan bekerja dari rumah, work from home, untuk pegawai mereka setidaknya sampai 5 April mendatang.

Apple tidak berkomentar atas isu tersebut. Mereka sudah membuka toko mereka di China.

Belum jelas Apple akan kembali membuka toko mereka di negara mana saja pada April mendatang. Saat ini, beberapa negara di dunia memberlakukan karantina wilayah atau lockdown untuk mengurangi penyebaran virus corona.

Apple sebelumnya mengumumkan akan menutup toko mereka di seluruh dunia hingga 27 Maret untuk mencegah penyebaran virus corona.

"Kami akan menutup seluruh toko ritel di luar China sampai 27 Maret. Kami berkomitmen memberikan layanan yang terbaik untuk pelanggan kami," kata CEO Tim Cook dalam tulisan "Apple's COVID-19 response" yang dimuat di laman mereka, beberapa waktu lalu.

Selama menutup toko, Apple menjual produknya secara daring lewat situs resmi serta aplikasi Apple Store. Sementara, layanan purna jual untuk sementara lewat situs support.apple.com.