Selasa, 20 Agustus 2019

INTERNASIONAL

Hujan Es Terjadi Saat Jemaah Haji Sedang Lontar Jumrah di Makkah

news24xx


Para jemaah tiba di Mina di bawah hujan lebat untuk melaksanakan lempar jumrah, Makkah, Senin (12/8/2019). Foto: AFP. Para jemaah tiba di Mina di bawah hujan lebat untuk melaksanakan lempar jumrah, Makkah, Senin (12/8/2019). Foto: AFP.

RIAU1.COM -Hujan deras disertai es mengguyur Kota Makkah pada Senin (12/8/2019) sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Hujan ini membuat jemaah haji yang tengah berada di Jamarat atau tempat lontar jumrah melindungi diri dengan payung atau berteduh di tempat aman.

Dilansir dari Kumparan.com, Selasa (13/8/2019), momen ini dibagikan oleh ustaz Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) yang tengah berada di Arab Saudi untuk bantu membimbing jemaah haji khusus.

Dalam video yang diunggah dalam akun Facebook-nya, Aa Gym mengungkapkan, hujan es terjadi cukup deras dari tempat peristirahatannya. Hujan deras ini juga membuat ruas jalan di depan hotel tergenang.



BACA JUGA : Jelang Kepulangan Ke Tanah Air, Jemaah Haji Asal Kampar Meninggal Dunia

"Masyaallah ada hujan es ini sahabat-sahabat sekalian, yang menurunkan segalanya. Besar-besar esnya masyaallah, semuanya sedang bertasbih kepada Allah. Tidak ada satu pun kecuali Allah yang menghendaki, Allah yang menurunkan (hujan)," kata Aa Gym, Selasa (13/8/2019).

Aa Gym bersyukur dan berharap hujan deras yang turun ini bisa menjadi rahmat bagi seluruh umat, termasuk jemaah haji yang tengah menunaikan ibadahnya.



BACA JUGA : Ide Gila Donald Trump Beli Pulau Greenland, Ini Cuitan Orang Denmark

"Dan besar sekali, masyaallah. Semoga Allah menjadikan hujan ini hujan rahmat. Langsung seperti ini banjir memang karena sistem pengairannya berbeda," ungkap Aa Gym.

Sebelumnya, hujan deras yang melanda kawasan Mina, Makkah, ini dipastikan tidak merusak tenda jemaah haji Indonesia. Petugas-petugas haji Indonesia juga tetap bersiaga di pos masing-masing untuk membantu para jemaah.

Hujan deras sebelumnya juga sempat turun di Arafah pada Sabtu (10/8/2019) lalu. Hujan yang berlangsung selama satu jam ini menjadi nikmat tersendiri bagi para jemaah haji yang saat itu tengah melaksanakan wukuf. Padahal, sebelum hujan turun, cuaca di sekitar lokasi panas terik dan menyengat, kemudian tertutup awan mendung lalu hujan.