
Personel Satpol PP Inhu merazia salah satu warung internet (Warnet) di Kecamatan Rengat, Jumat 20 Maret 2020. Dalam razia itu petugas menemukan banyak anak-anak usia sekolah sedang main internet.
RIAU1.COM - Setelah proses belajar mengajar untuk siswa sekolah tingkat PAUD dan SMP/Sederajat diliburkan dan harus belajar dirumah mulai hari ini, Pemkab Inhu tetap mengawasi para siswa.
Kebijakan Pemkab Inhu meliburkan sekolah-sekolah hingga 30 Maret 2020 mendatang, sebagai upaya pencegahan wabah virus corona atau COVID-19. Pemkab Inhu meminta kepada orangtua agar terus mengawasi anak-anaknya selama libur sekolah. Selain itu, Pemkab Inhu juga menyediakan aplikasi agar proses belajar dirumah bisa dilakukan seperti di sekolah.
Pemkab Inhu melalui Kantor Satpol PP Inhu sejak pagi tadi melakukan patroli ke sejumlah tempat, seperti ruang terbuka publik dan warung internet (warnet) di dua lokasi, yakni di Kecamatan Rengat dan Rengat Barat.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Inhu Bobby Rachmat kepada awak media, Jumat 20 Maret 2020 menegaskan, ada beberapa Warnet dan tempat keramaian didua kecamatan yang mereka razia. Dari razia itu banyak ditemukan anak-anak usia sekolah (remaja) yang berkumpul dan disejumlah Warnet.
"Dari dua kecamatan itu, kita mendatangi sejumlah fasilitas umum atau ruang publik dan beberapa Warnet. Kami menemukan banyak anak-anak yang lagi nongkrong di Warnet," jelas Bobby.
Bobby menambahkan, kondisi itu tentunya sangat memprihatinkan. Untuk itu, pihaknya telah menegur pengelola (pemilik) Warnet agar tidak menerima anak-anak usia sekolah untuk bermain Warnet.
"Kita bersama Camat di dua kecamatan tersebut, menyarankan kepada pemilik Warnet agar tidak menerima anak-anak sekolah bermain di Warnet," ujar Bobby.
Bobby yang juga menjabat sebagai Plt Asisten I Setdakab Inhu ini berpesan kepada para orangtua agar mengawasi anak-anaknya.
"Sekolah di liburkan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19. Maka dari itu, para orangtua harus melakukan pengawasan terhadap anak-anaknyaa agar tetap belajar di rumah," kata Bobby, berpesan.
Bobby menambahkan, bahwa pihaknya akan terus menggelar razia tempat-tempat biasa berkumpul anak-anak usia sekolah di Kabupaten Inhu. "Semua tempat akan kita sasar. Kita juga menerima laporan dari masyarakat," kata dia.