Senin, 19 Agustus 2019

INDRAGIRI-HILIR

Kisah Pilu Nazwa, Anak Penangkap Udang di Inhil yang Menderita Pembengkakan Empedu

news24xx


Nazwa saat dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan Nazwa saat dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan

RIAU1.COM - Nazwa, bocah cilik berusia 6 tahun asal Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Inhil terpaksa harus kuat menahan derita atas penyakitnya dan hanya dapat terbaring di RSUD Puri Husada Tembilahan, tanpa perawatan intensif sesuai dengan penyakit yang dideritanya.

Anak pasangan Dodi dan Yanti itu didiagnosa mengidap penyakit pembengkakan empedu hati, namun karena keterbatasan peralatan medis yang dimiliki oleh RSUD Puri Husada, sehingga dokter menyarankan agar Nazwa segera dirujuk rumah sakit di Pekanbaru.

"Sakitnya sudah sangat parah. Trombosit dan HB-nya sudah sangat jauh menurun. Kalau kita tahan di sini, kita khawatir justru akan lebih parah lagi. Makanya disarankan segera dibawa ke Pekanbaru yang memiliki peralatan lebih lengkap," kata salah seorang perawat berbincang dengan awak media.



BACA JUGA : 100 Perempuan Remaja di Tembilahan dapat Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah dari Muslimat NU Inhil

Namun, Nazwa yang berasal dari keluarga kurang mampu, ayahnya Dodi sehari-hari bekerja menangkap udang di Sungai Indragiri, sepanjang desanya.

Menurut Tiar, salah seorang keluarga Nazwa, saat ini pihak keluarga tengah berembuk untuk mencari jalan keluar, namun kemungkinan Nazwa akan dibawa pulang saja, mengingat kondisi keluarga yang memang kurang mampu.

"Kami ini semua keluarga tak mampu. Rasanya tak sanggup membawa anak ini ke Pekanbaru. Untuk makan sehari-hari saja kembang kempis. Sekarang hanya bisa berdoa, semoga ada jalan keluarnya dari Allah," ujar Tiar.



BACA JUGA : Bupati Inhil Kunjungi Corneyus, Balita Penderita Gizi Buruk

Keluarga Nazwa memang sangat berharap bantuan dari para dermawan, sebab berbagai cara juga sudah ditempuh keluarga, seperti mendatangi Dinas Sosial untuk mengurus Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang bisa menjamin pengobatan gratis, tapi belum dibuka kembali oleh Pemerintah Pusat sejak ditutup beberapa waktu lalu.

Sementara itu, BPJS Kesehatan yang baru diurus, juga baru bisa aktif 15 hari lagi. Nazwa saat ini masih berada di RSUD Puri Husada Tembilahan, di ruang perawatan anak, Lantai II.

Sekira ada para dermawan yang ingin membantu, silahkan menghubungi Edi, kakek Nazwa di nomor telepon 082392189238.