Antisipasi Kejahatan hingga Terorisme, 300 Gereja di Riau Jadi Fokus Pengamanan Natal 2018

21 Desember 2018
Kapolda Riau dalam apel gelae pasukan Operasi Lilin Muara Takus 2018

Kapolda Riau dalam apel gelae pasukan Operasi Lilin Muara Takus 2018

RIAU1.COM -Operasi terpusat bersandi Lilin Muara Takus 2018 resmi digelar oleh Polda Riau pada 23 Desember 2018. Ini berlangsung selama 10 hari sampai tanggal 1 Januari 2019 mendatang.

Operasi tersebut guna menjamin keamanan di tengah-tengah masyarakat, terutama bagi yang menggelar perayaan Natal dan tahun baru. Polda Riau sendiri mengerahkan 940 personelnya, termasuk di tiap kabupaten/kota.

Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo, Jumat 21 Desember 2018 pagi usai apel gelar pasukan Operasi Lilin Muara Takus menguraikan, ada 300 gereja (Tempat ibadah) yang menjadi fokus pengamanan nantinya.

"Jumlahnya 300 an, tersebar di 12 kabupaten/kota. Terutama saat kegiatan keagamaan pada saat nanti tanggal 24 Desember malam, saat saudara kita melaksanakan Misa di gereja di Riau kita amankan," sebut Jenderal bintang dua ini.

Selain mengantisipasi potensi kejahatan, polisi disebar untuk menciptakan rasa aman. Bahkan Polri juga mewaspadai potensi ancaman dari aksi terorisme.

"Tentu, kita juga waspada aksi terorisme, tidak boleh under estimate. Meski Riau aman, tapi kita tetap mengamankan," yakin Irjen Widodo Eko Prihastopo didampingi Kabid Humasnya Kombes Sunarto.