Selasa, 20 Agustus 2019

HUKUM

Lapas Langkat Rusuh, 3 Mobil dan 2 Sepeda Motor Dibakar, 92 Napi Kabur

news24xx


Warga melihat bangkai mobil bekas kebakaran di Lapas Langkat, Sumatera Utara, Jumat.  Warga melihat bangkai mobil bekas kebakaran di Lapas Langkat, Sumatera Utara, Jumat.

RIAU1.COM -  Lapas Narkotika Kelas III Langkat, di Langkat, Sumatera Utara, Kamis (16/5/2019), sore rusuh.

Dalam   kerusuhan itu, narapidana membakar tiga mobil dan dua sepeda motor petugas.

Sebanyak 92 orang napi melarikan diri, pada peristiwa tersebut. 

Seperti dilansir Antara, Jumat, 17 Mei 2019, Kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan Narkoba Simpang Ladang Klas III, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, diduga berawal dari tertangkapnya salah seorang warga binaan membawa sabu-sabu.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto yang ditemui di lokasi, Kamis malam, mengatakan, bedasarkan informasi yang diperoleh sementara kejadian tersebut berawal saat seorang warga binaan di lapas tersebut kedapatan membawa sabu-sabu di dalam lapas.



BACA JUGA : Ini Asal Usul dan Kronologis Bentrokan Warga dengan Mahasiswa Papua di Malang

 

Selanjutnya kemungkinan warga binaan tersebut diperiksa secara intensif oleh petugas lapas.

"Kemudian apa yang dilakukan oleh petugas terhadap warga binaan tersebut menimbulkan empati dari teman-teman warga binaan lainnya sehingga terjadi kejadian itu," ungkapnya.

Sebelumnya, ia menyampaikan sejauh ini sedikitnya sudah 92 narapidana warga binaan di lapas tersebut yang kabur berhasil ditangkap kembali oleh petugas.

"Sampai sejauh ini, sementara 92 napi yang kabur sudah berhasil diamankan kembali oleh petugas," kata Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto.



BACA JUGA : MA Hukum Pemerintah Bayar Ganti Rugi ke Korban Kerusuhan Maluku 1999

 

Untuk pengamanan lanjutan, kata dia, sementara personel Polri dibantu TNI terus bersiaga dan petugas lapas terus melakukan perbaikan terhadap fasilitas lapas yang rusak dampak kerusuhan yang dilakukan oleh napi.

"Semoga bisa segera pulih dan terus dilakukan perbaikan terhadap fasilitas yang rusak," ujarnya, berharap.

R1/Hee