
ITSA yang dilakukan Diskominfotik Bengkalis
RIAU1.COM - Bagian dari upaya dalam mengantisipasi serangan siber, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bengkalis bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melakukan Information Technology Security Assesment (ITSA).
Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfotik Bengkalis Azmar, mengatakan saat ini situs-situs milik pemerintahan rentan di-hack. Untuk itu perlunya penguatan sinergi dan kolaborasi berkelanjutan antara BSSN dan Diskominfotik Bengkalis dalam penerapan keamanan siber.
Sementara itu perwakilan dari BSSN, Daniel Melando, mengatakan ITSA merupakan layanan publik terkait pengujian kerentanan, pemberian saran dan rekomendasi terkait pengamanan, guna menimalisir celah kerawanan yang terdapat pada sistem informasi pemerintah.
Daniel mengatakan, hasil monitoring BSSN serangan siber yang sering terjadi adalah kebocoran data dan web rentan disusupi, seperti web pemerintahan berubah menjadi judi online.
"Secara umum, kami akan melakukan security testing untuk mengetahui celah kerentanan dan kelemahan pada sistem," ujarnya.
Namun diakuinya, testing security yang dilakukan BSSN bukan untuk mencapai sempurna, sebab untuk menutup celah kerentanan web perlu dukungan dua sisi, yakni dari sudut sistem dan sumber daya manusianya.*