Jumat, 19 Juli 2019

TOP

Mulai dari Dua Surat Menteri Belum Diterima Pemko Pekanbaru Hingga Lelang 6 Lahan Parkir Bulan Ini

news24xx


Penataan lokasi parkir yang menyebabkan kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Pasat Pusat Pekanbaru. Foto: Surya/Riau1. Penataan lokasi parkir yang menyebabkan kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Pasat Pusat Pekanbaru. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Dua surat menteri belum diterima Pemko Pekanbaru,  sejumlah wilayah Tampan Pekanbaru terendam banjir, puncak arus mudik di Terminal BRPS Pekanbaru terjadi pada H-2 Lebaran, penerimaan peserta didik baru dibuka 1 Juli 2019, dan Pemko Pekanbaru lelang 6 lahan parkir bulan ini. Inilah lima berita pilihan Riau1.com di akhir pekan ini.

1. Dua Surat Menteri Belum Diterima Pemko Pekanbaru, Tuntutan Guru Sertifikasi Belum Bisa Dipenuhi

Pemko Pekanbaru belum menerima surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sehingga, Pemko Pekanbaru belum bisa memutuskan kebijakan terkait tunjangan penambahan penghasilan (TPP) guru sertifikasi.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus, pekan lalu, mengatakan, pihaknya harus menerima surat dari tiga kementerian yaitu Kemenpan RB, Kemendagri, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Surat yang diterima hanya dari Kemendikbud.

"Yang dijawab oleh Kemendikbud masih normatif. Jadi, TPP guru belum ada perkembangan. Masih seperti yang dulu," ungkapnya.

2. Diguyur Hujan Deras Sejak Selasa Malam, Sejumlah Wilayah Tampan Pekanbaru Terendam Banjir

Sejumlah wilayah di Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau, terendam banjir, Rabu (12/6/2019). Wilayah yang paling parah di beberapa titik Jalan Soebrantas dan Jalan Garuda Sakti.

Warni, salah seorang warga Tampan, mengatakan, hujan deras selama dua jam dapat mengakibatkan banjir di daerahnya. Aliran air yang deras dari Jalan Soebrantas juga menambah tingginya banjir.

"Banjir ini ikut menggenangi rumah warga. Kami harus menguras untuk mengeluarkan air banjir ini dari rumah," ungkapnya.



BACA JUGA : Mulai dari Dinas PUPR Pekanbaru Potong Kanopi Ruko Hingga MBC Hotel Minta Dispensasi

3. Puncak Arus Mudik di Terminal BRPS Pekanbaru Terjadi pada H-2 Lebaran

Warga perantauan yang tinggal dan bekerja di Pekanbaru sangat banyak menggunakan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Hal itu terlihat dari puncak arus mudik terjadi pada H-2 Lebaran yaitu pada 3 Juni 2019.

Kepala Satuan Koordinator Pelayanan Terminal Tipe A Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru Henry Tambunan kepada Riau1.com, Rabu (12/6/2019), mengatakan, setiap bus AKDP dan AKAP yang masuk ke terminal didata saat sebelum Lebaran. Pendataan dimulai pada H-7 Lebaran.

"Dari data tersebut, puncak arus mudik terjadi pada H-2. Penumpang yang mudik mencapai 7.892 orang," ungkapnya.

4. Penerimaan Peserta Didik Baru Dibuka 1 Juli 2019, Diprioritaskan Bagi Anak yang Tinggal di Sekitar Sekolah

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dibuka pada awal Juli 2019 di Kota Pekanbaru. Penerimaan anak didik baru ini diprioritaskan bagi anak yang tinggal di sekolah pada tahun ini.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Abdul Jamal, Jumat (14/6/2019), mengatakan, PPDB dibuka mulai tanggal 1 Juli sampai 4 Juli 2019. Jadwal PPDB ini sudah dikirimkan ke seluruh Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Dalam penerimaan siswa baru tahun ini, kami menerapkan sistem zonasi. Maksud zonasi ini, kami mengutamakan anak yang tinggal di sekitar sekolah tersebut," ujarnya.



BACA JUGA : Mulai dari Warga Kelurahan Rintis Pekanbaru Diuntungkan dengan PPDB Sistem Zonasi Hingga KSP Protes Wali Kota Pekanbaru Firdaus Terkait Banjir

5. Berantas Juru Parkir Liar, Pemko Pekanbaru Lelang 6 Lahan Parkir Bulan Ini

Pemko Pekanbaru tengah memberantas juru parkir liar yang menguasai wilayah tertentu. Setelah direncanakan selama tiga tahun, akhirnya Pemko Pekanbaru melelang enam lahan parkir bulan ini.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus, beberapa hari lalu, mengatakan, lahan parkir dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) selama ini. Namun, pengelolaan parkir akan diserahkan kepada pihak swasta.

"Kami akan melakukan lelang terbuka kepada pihak ketiga untuk mengelola parkir bulan. Lahan parkir yang akan kami lelang terdiri dari enam wilayah," ungkapnya.