Kamis, 25 April 2019

TOP

Dari Nekatnya Wali Kota Pekanbaru Membangun MPP Hingga Didefinitifkannya Alek Kurniawan Sebagai Sekwan

news24xx


Wali Kota Pekanbaru Firdaus bersama Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB Diah Natalisa di halaman Mal Pelayanan Publik. Foto: Surya/Riau1. Wali Kota Pekanbaru Firdaus bersama Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB Diah Natalisa di halaman Mal Pelayanan Publik. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Lima berita yang layak dibaca dari rangkuman Riau1.com dalam sepekan. Lima berita itu tentang pembangunan MPP di awal 2018, pembagian kantong plastik oleh Pemko Pekanbaru, menunggu tindakan Gubernur Riau terkait teguran Mendagri kepada 10 kepala daerah, MPP Pekanbaru sediakan fasilitas kursi roda bagi kaum difabel, dan Alek Kurniawan dilantik sebagai Sekretaris DPRD Pekanbaru.

1.Tak Punya Gedung dan Anggaran, Wali Kota Pekanbaru Firdaus Nekat Bangun MPP di Awal 2018

Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Riau, dibangun dengan modal nekat di awal 2018. Pasalnya, Pemko Pekanbaru tidak memiliki gedung dan anggaran untuk MPP saat itu.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus usai pertemuan dengan Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (Kemenpan RB), Senin (21/1/2019), mengungkapkan, nama Mal Pelayanan Publik ini berasal dari ide Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB Diah Natalisa. Ide ini muncul ketika Deputi Pelayanan Publik berkunjung ke beberapa negara di dunia pada 2017 lalu.

Pelayanan di beberapa negara begitu baik. Pelayanan yang baik itu mampu meningkatkan investasi untuk ekonomi.

2. Wali Kota Pekanbaru Firdaus Sebut Pembagian Tiga Kantong Plastik untuk Edukasi Masyarakat

Pemko Pekanbaru, Riau, akan membagikan kantong sampah gratis kepada masyarakat. Pembagian kantong ini agar masyarakat dapat memilah sampah basah dan sampah kering.

"Dengan memberikan kantong plastik, khususnya untuk sampah organik di rumah tangga, kami ingin memberikan edukasi kepada masyarakat. Supaya, masyarakat dapat memisahkan antara sampah basah (organik) dan sampah yang bisa didaur ulang, salah satunya plastik," kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus kepada wartawan di Mal Pelayanan Publik, Senin (21/1/2019).

Kehidupan saat ini tidak terlepas dari plastik. Jika plastik tidak diurus, maka akan berbahaya bagi lingkungan.



BACA JUGA : Mulai dari Dipasangnya 35 Kamera Pengawas di Pekanbaru Hingga Bawaslu Rekomendasikan PSL dan PSU

3. Bawaslu Riau Tunggu Tindakan Gubernur Terkait Teguran Mendagri Kepada 9 Kepala Daerah

Pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau masih menunggu surat tembusan dari Gubernur Riau (Gubri) sampai saat ini. Surat tersebut memerintahkan Gubri Wan Thamrin menegur 10 kepala daerah yang menyatakan mendukung salah satu pasangan calon (paslon) presiden 2019.

Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan saat dihubungi Riau1.com, Rabu (23/1/2019), mengungkapkan, surat teguran bagi 10 bupati dan wali kota belum diterima dari Gubri Wan Thamrin. Sampai saat ini, Bawaslu belum tahu jenis teguran bagi sepuluh kepala daerah ini.

"Itulah yang sedang kami tunggu. Tanya gubernur lah," ucap Rusidi.

4. MPP Pekanbaru Sediakan Fasilitas Kursi Roda Bagi Kaum Difabel dan Ruangan Ibu Menyusui
Pemko Pekanbaru, Riau, menyediakan kursi roda bagi kaum difabel di Mal Pelayanan Publik (MPP). Tak hanya itu, MPP juga menyediakan ruangan untuk ibu menyusui.

Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Diah Natalisa dalam kunjungannya ke MPP Pekanbaru, beberapa hari lalu, mengatakan, berbagai fasilitas disediakan di MPP ini. Bahkan, fasilitas yang paling sederhana pun tersedia seperti kursi roda bagi kaum difabel dan ruangan bagi ibu menyusui.

"Terima kasih kepada pak wali kota dan jajaran yang memikirkan ini dengan cukup detail. Saya juga titip pesan, jangan lupa toiletnya untuk kaum difabel memakai ram," pintanya.



BACA JUGA : Mulai Aksi Demo Guru di Kantor DPRD Pekanbaru Hingga Patrolinya Bawaslu Bersama Polisi Waspadai 'Serangan Fajar'

5. Hampir 5 Bulan Bekerja, Alek Kurniawan Akhirnya Definitif Jabat Sekretaris DPRD Pekanbaru

Alek Kurniawan hampir lima bulan bekerja dengan dengan dua jabatan, Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru dan Sekretaris DPRD. Atas konsistensinya, Alek ditetapkan untuk satu jabatan saja yakni Sekretaris DPRD, Jumat (25/1/2019).

Usai pelantikan di Kantor Bappeda Pekanbaru, Alek menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan pimpinan. Sebetulnya, jabatan ini sudah dilaksanakan sebelumnya dalam keseharian.

"Sekarang, secara administrasi didefinitifkan. Saya ucapkan terima kasih," katanya.