Jumat, 23 Agustus 2019

SIAK

Bupati Alfedri Apresiasi BPJS Ketenagakerjaan Bantu Pembangunan Kantor BUMKamp Laksamana

news24xx


Bupati Siak, Alfedri Bupati Siak, Alfedri

RIAU1.COM - Bupati Siak, Alfedri melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung BUMKamp Laksamana, Kecamatan Sabak Auh atas dana kampung sadar jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan tahun 2019, Kamis 8 Agustus 2019.

Alfedri mengatakan, Kampung Laksamana saat ini juga telah ditetapkan oleh BPJS sebagai kampung sadar BPJS Ketenagakerjaan bersamaan dengan Kampung Pinang Sebatang Timur di Kecamatan Tualang ditahun 2019.



BACA JUGA : Pemkab Siak Gagas Forum Ekraf 'Kito Siak'

Sebelumnya, Kampung Tualang, Kecamatan Tualang telah terlebih dahulu mendapatkan penetapan sebagai Kampung Sadar BPJS. "Kita apresiasi BPJS ketenagakerjaan yang telah memberikan dana CSR berupa bantuan untuk membangun kantor BUMkamp laksamana. Hingga hari ini, Siak telah memiliki 3 Kampung Sadar BPJS Ketenagakeejaan," terangnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada BPJS telah memberikan wadah terbaik untuk BUMkamp guna pelaksanaan operasional agar dari BUMkamp sendiri bisa bekerja untuk memberikan dana usaha mikro kepada masyarakat yang ada di kampung-kampung dengan tujuan bisa memberikan peningkatan ekonomi masyarakat dengan berbagai usaha yang dilakukan.

"Nanti launching kampung sadar BPJS Ketenagakerjaan akan dijadwalkan antara tanggal 14 Oktober hingga 25 Oktober 2019 kalau tidak ada perubahan. Semoga petinggi dari BPJS Ketenagakerjaan pusat di Jakarta, bisa hadir di sini," harap Alfedri.



BACA JUGA : Dispersip Siak Taja Program Berbasis Inklusi Sosial untuk Kemandirian Masyarakat

Hal senada juga dikatakan oleh Rasikin selaku Asisten Deputi wilayah Bidang Wasrik dan Manajemen Resiko, bantuan ini merupakan program desa sadar yang secara nasional diberikan ke setiap Desa. Seperti di Provinsi Riau ini salah satunya adalah Kabupaten Siak.

"Kita telah memberikan bantuan masing-masing Rp 50 juta per desa. Terhitung, sudah ada 200 kampung/desa yang telah kita realisasikan se-Indonesia," sebutnya.

"Kita sudah meminta kepada pemerintah, saat ini sudah sampai di meja kemenkumham untuk mengajukan 2 anak mendapatkan jaminan hingga sampai selesai perguruan tinggi dan akan ditanggung, ini lah program BPJS untuk dunia pendidikan," pungkasnya.