Selasa, 20 Agustus 2019

SIAK

Hemat Waktu dan Anggaran, Bupati Siak Ujicoba Video Conference dengan Camat

news24xx


Bupati Siak H Syamsuar didampingi Wabup Alfedri, Sekdakab HTS Hamzah dan sejumlah kepala dinas melakukan video conference dengan sejumlah camat. Foto: humas siak. Bupati Siak H Syamsuar didampingi Wabup Alfedri, Sekdakab HTS Hamzah dan sejumlah kepala dinas melakukan video conference dengan sejumlah camat. Foto: humas siak.

RIAU1.COM - Dalam rangka implementasi konsep smart city di Kabupaten Siak, pemerintah daerah melakukan ujicoba video conference sebagai langkah penggunaan teknologi informasi guna meningkatkan efisiensi pelayanan. 

Ujicoba video conference dipimpin Bupati Siak Syamsuar dan Wabup  Alfedri, didampingi Sekda HTS.Hamzah, Asisten Pemkesra L.Budhi Yuwono, Kadis Kominfo Arfan Usman dan Kadis PU Tarukim Irving Kahar, bersama para camat se-Kabupaten Siak di ruang Bandar Siak Komplek Perkantoran Tanjung Agung, Rabu siang (6/2/19).



BACA JUGA : Juarai Pacu Sampan Kecamatan Siak, Tim Disperindag Optimis Ikuti Serindit Boat Race 2019

Dalam video conference tersebut, Bupati Syamsuar menyapa satu persatu para camat beserta jajaran, serta menanyakan informasi perkembangan terbaru seputar penyelenggaraan pemerintahan di masing-masing kecamatan pada hari itu. Dia juga menjelaskan esensi serta tujuan dari pelaksanaan video conference, yaitu untuk mewujudkan efesiensi waktu dan biaya dalam mengelola pemerintahan.

“Salah satu tujuan video conference ini untuk mewujudkan smartcity yang telah ditetapkan Menkominfo, dimana Kabupaten Siak terpilih sebagai salah satu dari 25 kabupaten dan kota untuk mengikuti Gerakan Menuju 100 Smart City di tanah air, bersama Kabupaten Pelalawan dari Provinsi Riau. Mungkin ini perdana di Riau, kepala daerah rapat via video conference dengan camat," kata Syamsuar.



BACA JUGA : Disebut Humas PN Siak Tak Berkompeten, Ariadi Tarigan: Kami ini Wakil Rakyat dan Hakim Bukan Tuhan

Langkah tersebut diambil, lanjut Gubernur Riau terpilih ini, guna mengingat bentang wilayah Kabupaten Siak cukup luas, sehingga diperlukan waktu dan biaya yang tidak sedikit untuk melaksanakan koordinasi dan sinergi lewat pertemuan tatap muka dengan para camat.

“Teknologi amat membantu tugas kita selaku penyelenggara pemerintahan yang berjauhan agar tetap terkoneksi, khususnya bagi kecamatan terjauh seperti Minas, Kandis, Kerinci Kanan dan Sungai Apit. Harapan kita tentunya kedepan dapat lebih menghemat waktu dan anggaran,” kata Syam.

Ia juga menyebut dengan langkah baru ini, para camat tidak perlu meninggalkan tempat dan tugas rutin pelayanan, namun tetap dapat berkomunikasi untuk menerima arahan dari pimpinan. Selain itu, jika terdapat persoalan terkait pelayanan yang perlu dikonsultasikan dengan pimpinan dapat menyertakan masyarakat dalam video conference.  
“Semoga video conference ini dapat kita manfaatkan semaksimalkan mungkin untuk melaksanakan percepatan pembangunan,” sebutnya. 

Sementara itu Camat Kandis Irwan Kurniawan yang mendapat kesempatan pertama berbicara dengan Bupati Syamsuar, mengatakan suara Gubernur Riau Terpilih itu terdengar jelas meskipun dirinya saat ini bertugas di kecamatan terjauh dari ibukota.

“Alhamdulillah, suara Bapak terdengar jelas. Saat ini kami bersama unsur Upika sedang berkumpul sedang mendiskusikan tindaklanjut dari arahan dan hasil rapat bersama Forkompinda Kabupaten Siak beberapa waktu lalu, diantaranya langkah antisipasi karhutla dan fasilitasi percepatan pembangunan Tol Trans Sumatra, serta penanganan Pilpres dan Pileg damai," sebutnya.

Lebih kurang 45 menit, Syamsuar dan Alfedri secara bergantian mendengarkan laporan dari 14 Camat se-Kabupaten Siak terkait perkembangan penyelenggaraan pemerintahan di daerah mereka masing-masing.