Kamis, 18 Juli 2019

ROKAN-HILIR

Mengerikan, Penderita Gangguan Jiwa Kemudikan Truk yang di Dalamnya Ada Istri dan Dua Anak Supir

news24xx


Bobi Eka Putra (24)  yang diduga mengalami gangguan jiwa/amr Bobi Eka Putra (24) yang diduga mengalami gangguan jiwa/amr

RIAU1.COM - BAGANSIAPIAPI - Seorang pria diduga mengalami gangguan jiwa melarikan satu unit truk yang terparkir dalam kondisi mesin sedang hidup di depan toko Sinar Agung, jalan lintas Riau-Sumut KM 1 Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Nyaris, sang istri dan dua anaknya yang berada di dalamnya ikut terbawa namun beruntung aksi spontan tersebut berakhir saat istri supir menarik tali yang menyebabkan mesin langsung mati.

Peristiwa itu bermula ketika Paruddin Saragih (39), warga jalan Sei Panji-panji kepenghuluan Teluk Medan, Kecamatan Kubu Babusalam, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, ingin berbelanja di toko Sinar Agung pada hari Selasa (18/6/2019) sore. Karena hanya sebentar, dia sengaja tidak mematikan mesin karena di dalamnya masih ada istrinya, Sriana Sirait (39) serta kedua anaknya, M Zaki Pawaz (6) dan Gifa Aksara (4).



BACA JUGA : TNI dan Warga di Rohil Bahu-Membahu Bangun Tempat Ibadah

Truk yang bernomor plat BK 8816 YE itu tiba tiba masuk seorang lelaki bernama  Bobi Eka Putra (24) yang diketahui merupakan warga jalan Telaga Beruhun, RT 02 RW 03 Kelurahan Simpang Rumbio Kecamatan Lubuk Sikarak Kota Solok Provinsi Sumatera Barat. Sontak, pria tersebut mengemudikan truk dengan kecepatan tinggi menuju Ujung Tanjung.

Belum sempat beberapa ratus meter, truk tersebut mendadak berhenti. Ternyata, tali yang terhubung dengan mesin ditarik oleh istri si supir karena berkat sang supir menelpon istrinya yang sedang berada di dalam truk tersebut setelah mendengar teriakan mereka minta tolong.

Alhasil, massa yang geram melihat ulah pelaku tersebut, sempat menjadi bulan bulanan dan beruntung diselamatkan warga setempat setelah diamankan dirumah penduduk.

Ketika diintrogasi warga, pelaku mengaku menyamar sebagai anggota Polisi yang akan membawa korban ke kantor Polisi. Akibatnya, istri dan kedua anaknya langsung ketakutan dan panik.

Setelah mesin truk mati, ketiga korban yang ada didalam mobil pun turun dan diikuti oleh pelaku yang juga turun dalam keadaan santai seperti orang yang tidak ada masalah. Bahkan pelaku langsung duduk di sepeda motor warga yang ada disana.

Warga yang sudah mengetahui tindak tanduk pelaku, langsung  mengejar pelaku dari Bagan Batu dan mengamankannya dengan membawanya ke polsek Bagan Sinembah.

Kapolres Rohil AKBP Sigit Adi Wuryanto SIK MH yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Bagan Sinembah Kompol H Asmar  membenarkan bahwa pelaku sedang dicari oleh keluarganya.



BACA JUGA : Bupati Suyatno Lepas JCH Rohil dan Kampar di Embarkasi Antara Riau

Bahkan, ada sepucuk surat yang menunjukkan bahwa pelaku sedang mengalami gangguan jiwa serta pernah dirawat di RSUD Solok dengan diagnosa Skizofrenia Parana.

"Sebab dari tanggal 06 Juni pelaku pulang dari Batam menuju Solok, namun tak kunjung tiba di rumah. Dari pengakuan keluarganya, pelaku mengalami depresi dan pernah dirawat di RSUD Solok dengan diagnosa Skizofrenia Parana," terang Kapolsek..***

R1/phi/amr