Sabtu, 24 Agustus 2019

ROKAN-HILIR

Tuntut Hak Sebidang Tanah, 2 Warga Rohil Nyaris Tewas dan Alami Luka Bakar Parah

news24xx


Kedua korban saat dirawat. Kedua korban saat dirawat.

RIAU1.COM -Sebuah gudang menyerupai rumah yang diduga milik koperasi mitra perusahaan PT Diamond Raya Timber, mendadak terbakar pada kamis (2/5/2019) sekira pukul 13.00 WIB. Pada saat kebakaran, didalamnya terdapat dua orang warga yang ikut dalam aksi demo untuk menuntut hak atas tanah mereka di Desa Mekar Sari perbatasan antara Rohil dan Dumai. 

Akibat dari peristiwa itu, kedua pria warga asal Darussalam, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau menderita luka bakar disekujur tubuh yang sangat serius. Keduanya mendapat perawatan intensif diruang IGD rumah sakit Bagansiapiapi dan direncanakan akan dirujuk ke Pekanbaru.



BACA JUGA : TNI dan Warga di Rohil Bahu-Membahu Bangun Tempat Ibadah

"Hampir 80 persen sekujur tubuh mengalami luka bakar," terang dr Suratman selaku pihak rumah sakit, saat berbincang dengan Riau1.com.

Salah seorang rekan korban bernama Supri mengungkapkan, peristiwa itu berawal ketika korban bersama sejumlah warga melakukan aksi demo yang mencapai ratusan orang di lokasi tempat koperasi mitra koperasi di Teluk Dalam. Tiba tiba, terdengar bunyi ledakan dan warga melihat korban terbakar dan mereka lalu mengevakuasi korban dari rumah tersebut. 

Senada juga disampaikan oleh Penghulu Darussalam, kecamatan Sinaboi, Muhammad Abdah yang menyatakan bahwa aksi warga sudah dikoordinir oleh Koordinator Lapangan (Korlap) dan bahkan sudah dilakukan musyawarah.

"Sebelum mengadakan aksi, korlap sudah dipanggil kekantor Camat dan disitu juga hadir dari Intel Polres Rohil," sebut Abdah.

Dan  karena ada keinginan untuk bermusyawarah, maka warga tidak jadi menggelar aksi demo. Namun tiba tiba pada saat menggelar rapat dikantor camat tadi, tiba tiba ada mendengar warga kita  terbakar.

"Sebenarnya korlap sebagai penanggung jawab mencegah peristiwa ini terjadi," katanya.

"Ini nggak. Korlap sudah diamankan dan disebutkan tidak ada masalah, tau-tau ada kejadian pembakaran itu," tambahnya.



BACA JUGA : Bupati Suyatno Lepas JCH Rohil dan Kampar di Embarkasi Antara Riau

Dia mengaku pada saat kejadian tidak berada di TKP namun masih berada di kampung Darussalam untuk acara di MTS. Menurutnya, dilokasi kejadian sudah turun aparat kepolisian dari Polres Rohil untuk menyelidiki kejadian tersebut.

Sementara itu, dalam ruang IGD, istri korban Syafruddin bersama anak dalam dekapannya tak henti hentinya menangis melihat tubuh suaminya dalam kondisi gosong. Demikian juga ibu dari korban Joni Iskandar bernama Mariani, tampak kebingungan dan tak bisa berbuat apa apa mengingat biaya rujuk ke Pekanbaru membutuhkan paling sedikit puluhan juta rupiah.