Selasa, 19 November 2019

POLITIK

Ida Fauziyah dari PKB dan Fachrul Razi dari Ketua Tim Bravo-5 Relawan Jokowi Sambangi Istana

news24xx


Ida Fauziyah dari PKB.  Ida Fauziyah dari PKB.

RIAU1.COM - Calon Menteri kabinet baru masih terus datang satu persatu ke Istana Negara. 

Kali ini, Ida Fauziyah dari PKB dan Ketua Tim Bravo-5 Relawan Jokowi, Fachrul Razi. 

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ida Fauziyah dan mantan Wakil Panglima TNI Jenderal Purn. Fachrul Razi memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jelang pelantikan menteri kabinet dengan mendatangi Istana Negara, Jakarta pada hari ini Selasa (22/10), seperti dilansir CNN Indonesia. 

Ida Fauziyah  dan Fachrul Razi adalah adalah orang kedelapan dan kesembilan yang datang ke Istana Negara hari ini dengan memakai kemeja putih dan celana panjang hitam.



BACA JUGA : Fadli Zon Bercuit Di Twitter Soal Ahok Diangkat Jadi Petinggi BUMN

Iklan Riau1
 

Pakaian tersebut sama seperti tokoh-tokoh yang datang ke Istana terlebih dahulu. Mereka tidak mengucapkan sepatah kata pun kepada awak media. Hanya tersenyum dan berulang kali melambaikan tangan kepada awak media.

Ida Fauziyah pernah menjadi calon wakil gubernur Jawa Tengah berpasangan dengan Sudirman Said pada pilkada serentak 2018 lalu. Namun, gagal.


Sementara Fachrul Razi adalah Jenderal purnawirawan mantan Wakil Panglima TNI periode 1999-2000. Dia juga merupakan Ketua Tim Bravo-5, tim beranggotakan purnawirawan TNI yang mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 lalu.

Presiden Jokowi memanggil sejumlah tokoh untuk datang ke Istana Negara sejak Senin kemarin (21/10).

Beberapa dari mereka sudah membeberkan posisi menteri yang akan dijabat.

Mereka yang datang memakai kemeja putih dan celana hitam pada hari ini yaitu Eks Menteri Keuangan Sri Mulyani, mantan Gubernur Sulsel dari NasDem Syahrul Yasin Limpo, mantan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Wakil Bendahara Umum PDIP Juliari Batubara.

Kemudian mantan Menteri KLHK Siti Nurbaya Bakar dan Plt Ketua Umum PP Soeharso Monoarfa.

Usai bertemu Jokowi, Sri Mulyani mengaku diminta kembali menjadi menteri keuangan di kabinet pemerintahan selanjutnya.

"Jokowi meminta saya. Saya tetap ditugaskan menteri keuangan," katanya.

Pada Senin kemarin (21/10), Jokowi juga memanggil sejumlah tokoh ada sejumlah tokoh yang mendatangi Istana Negara. Mereka pun memakai pakaian yang sama, yakni kemeja putih plus celana hitam.

Tokoh yang datang kemarin antara lain Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, mantan Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir, pendiri NET Mediatama Wishnutama, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, CEO Gojek Nadiem Makarim, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, dan Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo.

Kemudian Kapolri Jenderal Tito Karnavian, mantan Mensesneg Pratikno, Mantan Staf Khusus Presiden Nico Hardjanto, dan Komisaris Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Fadjroel Rahman.

Mahfud MD mengaku berbincang soal hukum dan HAM bersama Jokowi. Namun, dia tidak mau membeberkan posisi menteri yang akan diisinya.

CEO Gojek Nadiem Makarim mengaku merasa terhormat diminta menjadi menteri dalam kabinet Jokowi periode kedua. Dia berjanji bakal mengeluarkan inovasi.



BACA JUGA : Para Ketua DPD II Partai Golkar Tak Ingin Ada Calon Tunggal di Pemilihan Ketua Umum

 

Kemudian, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengklaim diminta bantu Jokowi mengurus bidang pertahanan.

Namun, dia belum mau merinci posisi menteri yang dimaksud.

"Saya merasa ini suatu kehormatan untuk saya, saya diminta untuk bergabung ke kabinet presiden. Beliau meminta saya dengan tanggung jawab ini dan saya menerima dan saya sangat senang sekali hari ini karena ini menunjukkan bahwa kita siap maju ke depan dan siap berinovasi ke depan," imbuhnya. 

R1 Hee. 





Loading...