Selasa, 19 November 2019

POLITIK

Kemungkinan Gerindra dan Demokrat Merapat ke Pemerintahan, PAN Akan Jadi Oposisi Bersama PKS

news24xx


Pengamat ekonomi dan wakil ketua Partai Amanat Nasional Drajad Wibowo. Foto: Tempo.co. Pengamat ekonomi dan wakil ketua Partai Amanat Nasional Drajad Wibowo. Foto: Tempo.co.

RIAU1.COM -Partai Amanat Nasional (PAN) menegaskan akan berada di luar pemerintahan atau jadi oposisi Presiden Jokowi.

"PAN sudah mengambil sikap yang jelas, yaitu berada di luar kabinet. Demokrasi membutuhkan checks and balances," kata Anggota Dewan Kehormatan PAN, Drajad Wibowo, dikutip dari Tempo.co, Minggu (13/10/2019).

PAN memilih mengambil peran tersebut agar demokrasi negeri ini sehat dan dewasa. Selain itu, sikap tersebut diambil sebagai wujud ikatan moral dan apresiasi terhadap para pemilih PAN yang sudah bahu-membahu berjuang dalam Pilpres dan Pileg 2019.



BACA JUGA : Fadli Zon Bercuit Di Twitter Soal Ahok Diangkat Jadi Petinggi BUMN

Iklan Riau1

Soal kemungkinan Gerindra dan Demokrat merapat ke pemerintahan, PAN yang mendukung Prabowo, juga tak mempersoalkan.

"Itu hak partai masing-masing. Para pendukung Prabowo-Sandi juga mempunyai hak mengambil sikap, apakah sepakat dengan beliau berdua atau justru merasa kecewa," ujar Drajad.

Jokowi yang akan dilantik pada 20 Oktober 2019, dalam sepekan ini mengadakan pertemuan dengan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.



BACA JUGA : Para Ketua DPD II Partai Golkar Tak Ingin Ada Calon Tunggal di Pemilihan Ketua Umum

Namun tak ada pertemuan Jokowi dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Jika berada di luar pemerintahan, PAN akan menjadi oposisi bersama PKS.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera di DPR, Jazuli Juwaini, mengatakan partainya komitmen menjadi oposisi pemerintah periode 2009-2024. Menurut dia, posisi politik tersebut akan membuat partainya lebih terhormat pada saat memberikan masukan permasalahan kebangsaan kepada pemerintah.

"PKS akan lebih leluasa, terhormat, bermartabat, dan objektif dalam menawarkan solusi kebangsaan jika tetap berada di luar pemerintahan. Oleh karena itu, Insya Allah PKS komitmen tetap berada di luar pemerintahan," ucapnya.





Loading...