Minggu, 22 September 2019

POLITIK

Gerindra Minta Masalah Ekonomi Harus Diselesaikan Pemerintahan Jokowi

news24xx


Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria. Foto: Detik.com. Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria. Foto: Detik.com.

RIAU1.COM -Presiden Jokowi mempunyai hak prerogratif untuk menyusun menteri yang masuk dalam kabinet. Namun, hal yang paling disoroti adalah masalah ekonomi yang harus diselesaikan oleh pemerintah.

"Kami menghormati hak prerogratif, yang penting bagi kami kabinet ke depan disusun Pak Jokowi siapapun itu bisa menyelamatkan Indonesia dari berbagai masalah ke depan, di antara masalah ekonomi sudah di depan mata, banyak sekali masalah ekonomi," kata Ketua DPP Partai GerindraAhmad Riza Patria dikutip dari Detik.com, Sabtu (17/8/2019).

Riza berharap Jokowi bisa menempatkan putra putri terbaik yang bisa menyelamatkan masalah ekonomi ke depan.



BACA JUGA : Partai Gerindra Jalankan Putusan Pengadilan, Mulan Jameela Ditetapkan sebagai Anggota DPR

Iklan Riau1

"Kami harapkan Pak Jokowi bisa menempatkan putra-putri terbaik bangsa untuk menyelamatkan ekonomi," ucap dia.

Menurut Riza, saat ini belum ada pembahasan penawaran menteri dengan Jokowi. Gerindra akan memutuskan masuk tidaknya dalam kabinet pada bulan September mendatang.



BACA JUGA : Mendadak Heboh ke Publik Nama Syarifuddin Tippe, Calon Kuat Menteri Pertahanan

"Gerindra belum pernah bicara dengan Pak Jokowi dan lainnya terkait posisi Gerindra. Posisi Gerindra masih di tengah belum memutuskan, saatnya akan mengadakan event nasional mungkin September ini, rakernas atau mukernas," ucap dia.

Selain itu, Riza mengatakan banyak pertimbangan masuk tidaknya Gerindra dalam kabinet. Terpenting, kata dia harus mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.

"Banyak pertimbangan untuk kepentingan bangsa dan negara kita harus mendahulukan itu. Bukan kepentingan partai apalagi kepentingan pribadi. Jadi semua serahkan pada hak prerogratif presiden kami tidak mencampuri apalagi intervensi, kami cuma berharap siapapun terpilih putra putri bangsa yang terbaik bisa membawa bangsa yang terbaik," tutur dia.





Loading...