Selasa, 22 Oktober 2019

POLITIK

Hasil Autopsi, Empat Korban Tewas Aksi 21-22 Mei Akibat Tembakan Peluru Tajam

news24xx


Tembakan gas air mata dari aparat Kepolisian saat Aksi Massa 22 Mei di sekitar Bawaslu RI.  Tembakan gas air mata dari aparat Kepolisian saat Aksi Massa 22 Mei di sekitar Bawaslu RI.

RIAU1.COM - Setelah dilakukan autopsi, akhirnya Polri memastikan bahwa empat dari sembilan korban pada kerusuhan Aksi Massa 21-22 Mei lalu tewas akibat tembakan peluru tajam.

Fakta ini didapatkan setelah tim investigasi gabungan yang dibentuk Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian melakukan autopsi terhadap korban.



BACA JUGA : Sudah Izin ke Surya Paloh, Syahrul Yasin Limpo dari Partai Nasdem Bakal Mengisi Posisi Menteri Bidang Pertanian dan Perikanan

Iklan Riau1
 

"Kemudian dari yang 9 korban ini sudah dilakukan autopsi, dan hasilnya bahwa 4 korban jelas itu merupakan korban meninggal karena peluru tajam," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Polisi Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 17 Juni 2019, seperti dilansir viva.co.id. 

Saat ini, penyidik telah menyita dua proyektil untuk dilakukan uji balistik. Sementara untuk lima korban lainnya, Asep menuturkan, empat korban diduga terkena peluru tajam dan satu korban akibat serangan kekerasan benda tumpul.



BACA JUGA : Juliari Batubara dari PDIP Bakal Mengisi Posisi Menteri Bidang Sosial

 

Kelima korban ini, kata Asep, tidak dilakukan autopsi lantaran pihak keluarga pada saat kejadian langsung membawa jenazah korban.

"Mengapa yang lima korban belum sempat diautopsi? Karena pada saat kejadian atau beberapa saat peristiwa itu langsung dibawa atau diambil oleh pihak keluarga," ujarnya.

R1/Hee 





Loading...
DN05 | Desktop - Read Right Side 300px