Selasa, 25 Juni 2019

POLITIK

Prabowo Berulang Kali Bermohon Agar Para Pendukungnya Tidak Hadir di Gedung MK

news24xx


Calon presiden Prabowo Subianto. Foto: Detik.com. Calon presiden Prabowo Subianto. Foto: Detik.com.

RIAU1.COM -Sidang perdana sengketa Pilpres 2019 yang diajukan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan digelar Mahkamah Konstitusi (MK) pada 14 Juni mendatang. Prabowo memohon kepada para pendukungnya agar selama proses tersebut tidak usah hadir di gedung MK dan sekitarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam video sebagaimana dilansir dari Detik.com, Selasa (11/6/2019). Prabowo mengawali dengan memberikan ucapan selamat Idul Fitri 1440 H kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Prabowo kemudian langsung bicara soal inti pernyataannya. Dia memberikan imbauan terkait pelaksanaan sidang sengketa Pilpres 2019 yang akan digelar perdana pada 14 Juni mendatang.

Prabowo menyatakan, dirinya dan Sandiaga telah menyerahkan penyelesaian sengketa Pilpres 2019 lewat jalur yang konstitusional yakni melalui MK. Dia mengimbau para pendukungnya agar menghindari kekerasan. 

"Dari awal saya dan saudara Sandiaga Uno terus berpandangan dan bertekad untuk melakukan aksi-aksi damai menghindari semua kekerasan. Kalau pun ada kegiatan dan acara pernyataan pendapat di hadapan umum, tetap harus dilaksanakan dengan damai dan antikekerasan," kata Prabowo.

Pihaknya sama sekali tidak ingin ada kerusuhan apapun di negara ini. Karena, penyelesaian masalah bangsa dan negara yang diinginkan bukan seperti itu.



BACA JUGA : Akhirnya MK Percepat Pembacaan Putusan Jadi Kamis, 27 Juni

"Karena itu saya bersama saudara Sandiaga Uno berharap semua pendukung kami selalu tenang selalu sejuk, selalu damai, dan selalu berpandangan baik, serta melaksanakan persaudaraan dan semangat kekeluargaan di antara sesama anak bangsa," sambungnya.

Prabowo meminta para pendukungnya untuk percaya kepada dirinya dan Sandiaga. Dia berjanji akan berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara, demi kepentingan rakyat.

Karena itu, lanjut Prabowo, dirinya juga meminta agar para pendukungnya menghormati proses persidangan di MK. Tidak perlu datang ke gedung MK dan sekitarnya.

"Saudara-saudara sekalian, kami memutuskan untuk menyerahkan melalui jalur hukum dan jalur konstitusi. Karena itu, saya dan saudara Sandiaga Uno memohon pendukung-pendukung kami. Tidak perlu untuk berbondong-bondong hadir di lingkungan MK pada hari-hari yang mendatang," kata Prabowo.

Prabowo menegaskan agar para pendukungnya mengikuti imbauan tersebut. Dia tidak ingin nantinya jika pendukungnya menggelar aksi di sekitar gedung MK malah akan disusupi provokator dan terjadi kerusuhan.



BACA JUGA : Penangguhan Dikabulkan, Eggi Sudjana Wajib Lapor Seminggu Dua Kali

"Saudara-saudara sekalian, saya mohon samina waathona. Percayalah kepada pimpinan dan untuk itu sungguh-sungguh kalau saudara merasa mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, saya mohon tidak perlu hadir di sekitar Mahkamah Konstitusi," ujar Prabowo.

Mungkin ada delegasi hanya sekadar untuk menemani tim hukum. Tapi tidak perlu berbondong-bondong.

"Tidak perlu dalam jumlah masa, untuk kita hindari fitnah dan hindari provokator-provokator lainnya. Itu permohonan saya," ujar Prabowo.

Dia meminta para pendukungnya untuk menyerahkan proses ini kepada MK. Dia meminta apapun nanti hasilnya, harus diterima dengan lapang dada demi persatuan bangsa Indonesia.

"Percayalah niat kami adalah yang terbaik untuk bangsa dan negara, umat dan rakyat," ucap Prabowo.