Selasa, 18 Juni 2019

POLITIK

Bentrok di Bawaslu, Motor Wartawan dan Pos Polisi Thamrin Dibakar Massa

news24xx


Sepeda motor wartawan dibakar massa saat demo bentrok di sekitar Bawaslu RI, Rabu malam.  Sepeda motor wartawan dibakar massa saat demo bentrok di sekitar Bawaslu RI, Rabu malam.

RIAU1.COM - Bentrok demonstran dengan aparat di sekitar Bawaslu RI tak bisa dihindari. Akibatnya, satu unit sepeda motor wartawan yang sedang meliput dibakar massa. 

Namun belum diketahui apakah yang membakar peserta Aksi damai atau oleh penyusup lain. Karena pada saat itu Pos Polisi Thamrin juga dibakar. 



BACA JUGA : Sandiaga Uno Ditawari jadi Menteri Jokowi, BPN: Hoaks

 

Buntut dari kericuhan antara massa aksi 22 Mei 2019 dengan aparat kepolisian yang terjadi di Gedung Bawaslu telah merugikan banyak pihak, salah satunya menimpa wartawan kontributor Net TV Aryo yang menderita kerugian motornya dibakar massa.

Kendaraan motor roda dua RX-King milik Aryo dibakar massa hingga tak tersisa pada Rabu malam ketika massa aksi 22 Mei membakar Pos Polisi Thamrin.

Aryo menyatakan, massa sangat membabi buta ketika kericuhan terjadi. Bahkan, kata Aryo, bukan hanya motornya saja yang dibakar habis massa, tetapi, ada motor lainnya yang juga dilihatnya telah dibakar.

"Motor saya habis dibakar massa aksi 22 Mei. Tadi saya lihat ada tiga motor lagi yang dibakar. Sekaligus barang-barang lainnya di dalam Pos Polisi," kata Aryo saat ditemui di Sarinah, Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019 malam, seperti dilansir Antara. 

Aryo sangat menyayangkan aksi beringas dari massa aksi. Pasalnya, kata Aryo, dirinya sempat ingin menyelamatkan motornya, tetapi, hal itu dilarang oleh massa aksi.

"Pas saya ingin selamatkan motor, namun yang saya terima malah perlakuan penolakan dan diancam," ucap Aryo.



BACA JUGA : PAN DIY Menolak Bergabung kepada Koalisi 01

 

Diketahui, bentrokan antara pihak kepolisian dengan massa aksi terjadi sudah sejak pukul 20:15 WIB. Bentrokan terjadi setelah pihak kepolisian berupaya membubarkan massa aksi yang masih bertahan di depan gedung Bawaslu.

Kini konsentrasi massa sudah berada di Jalan Wahid Hasyim arah Sarinah dan sekitar 300 meter di Jalan Wahid Hasyim arah Tanah Abang dari perempatan Sarinah.

R1/Hee