Sabtu, 21 September 2019

PEKANBARU

Tim Kemenpar Diam-Diam Menyurvei Kecamatan Rumbai Pekanbaru untuk Dijadikan KEK Kreatif di Lahan Seluas 300 Hektare

news24xx


Kabag Humas Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru Mas Irba Sulaiman. Foto: Surya/Riau1. Kabag Humas Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru Mas Irba Sulaiman. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Tim Kementerian Pariwisata (Kemenpar) diam-diam telah menyurvei Kecamatan Rumbai (Kota Pekanbaru) dan Pulau Rupat (Kabupaten Bengkalis). Kedua lokasi ini akan dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kreatif.

Kabag Humas Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru Mas Irba Sulaiman, Kamis (22/8/2019), mengatakan, Kemenpar akan membuka suatu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kreatif di Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai. Konsepnya adalah konsep alam.

"Menurut penjelasan tim Kemenpar bahwa KEK itu tidak perlu dibangun hotel besar. Mereka akan membangun dalam bentuk cottage saja, seperti rumah-rumah alam," jelasnya.

Karena, kegiatan pembangunan KEK ini sudah terencana dan sudah masuk ke dalam program Kemenpar. Rencana ini disambut baik oleh Wali Kota Pekanbaru Firdaus. Bahkan, Firdaus mengajak Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya ke Danau Kayangan, Rumbai Pesisir.



BACA JUGA : Kualitas Udara di Level Tidak Sehat Akibat Kabut Asap, Disdik Pekanbaru Liburkan Sekolah Hingga Besok

Iklan Riau1

"Wali kota mengucapkan terima kasih kepada Menteri Arief Yahya karena telah menetapkan KEK di Rumbai. Beliau sangat juga merespon saat wali kota menawarkan di Danau Kayangan sebagai kawasan perluasan KEK," ungkap Irba.

Jadi nanti, KEK akan diperluas. Pihak konsultannya akan datang ke Pekanbaru.

"Nanti juga ada dari Biro Perencanaan Kemenpar. Mereka akan memanfaatkan Sungai Siak sebagai wisata air," sebut Irba.



BACA JUGA : Satpol PP Pekanbaru Lacak 2 Mobil Dinas yang Dilarikan 2 Mantan Anggota DPRD di Payakumbuh dan Jambi

Dari penjelasan tentang KEK ini, perencanaan yang telah disusun tim Kemenpar. Perencanaannya sangat luar biasa.

"Kami sendiri tidak tahu kapan tim Kemenpar ini turun ke lokasi. Mereka juga punya pasar KEK ini, baik dalam negeri maupun luar negeri," tutur Irba.

Pasar domestik adalah wisatawan lokal yang berasal dari Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan (Pekansikawan). Wisatawan dari Pekansikawan setiap akhir pekan berkunjung ke mal-mal dan pusat kuliner di Kota Pekanbaru. Sedangkan pasar luar negeri adalah wisatawan dari Singapura dan Malaysia.





Loading...