Senin, 14 Oktober 2019

PEKANBARU

Adu Mulut di Klub Malam dengan Kasatpol PP, Ini Keterangan Kabid Berantas BNN Riau

news24xx


Ilustrasi BNN Riau Ilustrasi BNN Riau

RIAU1.COM -Kepala Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau Kombes Iwan Eka Putra SIK, terlibat adu mulut dengan Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono pada Kamis 22 Agustus 2019 malam tadi.

Adu mulut terjadi saat Agus Pramono memimpin razia pengunjung dengan sasaran tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, di mana kebetulan ada Kombes Iwan dan jajarannya di tempat tersebut.

Terkait ini, Kombes Iwan pun angkat bicara soal keributan tersebut, di mana terjadi di klub malam Dragon KTv di Jalan Kuantan Raya, Kota Pekanbaru.



BACA JUGA : Salurkan Bantuan Pangan Non Tunai, Pemko Pekanbaru Rutin Validasi Data Keluarga Penerima Manfaat

Iklan Riau1

Menurutnya, saat kejadian itu Bidang Pemberantasan yang ia pimpin kebetulan tengah melakukan penyelidikan (under cover/rahasia) terhadap target, menyangkut peredaran gelap Narkotika, salah satunya di tempat hiburan.

Dua instansi berada di tempat yang sama dengan tugas berbeda, membuat intensitas saat itu menjadi meninggi. Satpol PP yang tengah menggelar razia berhadapan dengan petugas BNN yang sedang melakukan penyamaran untuk kepentingan penyelidikan.

"Soal itu, terjadi miskomunikasi saja. Karena saya juga sedang dalam tugas untuk melakukan pendalaman target, dan petugas Satpol PP ada di sana," ungkap Kombes Iwan menjawab Riau1.com, Jumat 23 Agustus 2019 siang.

Ia melanjutkan, undercover memang menjadi salah satu pola BNN untuk menelusuri jauh lebih dalam terhadap targetnya. Poin utama undercover adalah kerahasiaan, yang buntutnya memicu cekcok mulut antara dirinya dengan Kasatpol PP Pekanbaru.



BACA JUGA : Pemko Pekanbaru Jadi Salah Satu Proyek Percontohan Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai

"Ketika itu kita sedang undercover (penyelidikan rahasia) untuk mematangkan target," pertegas Kombes Iwan yang beberapa pekan lalu baru dilantik sebagai Kabid Pemberantasan di BNN Riau.

Perlu diketahui, cara undercover menjadi 'senjata' andalan BNN Riau untuk menyelidiki peredaran gelap Narkotika. Selain itu BNN juga diperkuat oleh unit satwa (K-9). Tak sedikit kasus terungkap, hasil dari undercover petugas di lapangan.

Berpuluh-puluh kilogram narkotika oun berhasil digagalkan peredarannya oleh BNN Riau, medio Januari hingga Agustus 2019 ini. Bahkan pekan lalu, Sabu bernilai miliaran Rupiah berhasil diamankan dari undercover aparat BNN di lapangan.





Loading...