Kamis, 21 Maret 2019

PEKANBARU

Ratusan Penderita Katarak Jalani Screening Tahap I di Pemuda City Walk Pekanbaru

news24xx


Salah seorang penderita katarak menjalani screening di komplek Pemuda City Walk Pekanbaru (foto: barkah/riau1.com) Salah seorang penderita katarak menjalani screening di komplek Pemuda City Walk Pekanbaru (foto: barkah/riau1.com)

RIAU1.COM - Lebih dari 450 penderita katarak di Riau menjalani screening di komplek Pemuda City Walk (PCW), Jalan Pemuda, Kecamatan Payungsekaki, Kota Pekanbaru yang ditaja Ikatan Keluarga Persaudaraan Tionghoa Bengkalis (IKPTB), Sabtu (12/1/2019).

Ratusan penderita katarak yang datang dari sejumlah kabupaten/kota di Riau ini menjalani serangkaian tes kesehatan sebelum akhirnya lolos untuk menjalani operasi katarak gratis, dalam kegiatan baksos IKPTB menyambut hari raya Imlek.



BACA JUGA : Para Guru di Pekanbaru Berdemo, Anak Didik Berkeliaran di Sekolah

Ketua Harian IKPTB, Dirmanto mengatakan, dalam screening ini, calon pasien akan menjalani sejumlah tes kesehatan, seperti cek tekanan darah, cek gula darah dan juga akan dicek sudah seperti apa katarak yang diderita calon pasien.

"Target kita, ada sekitar 300 pasien katarak yang nantinya akan menjalani operasi di RS Awal Bros A Yani Pekanbaru tanggal 19 Januari 2019 mendatang," kata Dirmanto kepada Riau1.com.

Dirmanto mengungkapkan, karena tingginya antusias masyarakat yang ingin mengikuti baksos operasi katarak gratis ini, maka proses screening akan dilakukan dalam dua tahap.

"Untuk tahap keduanya akan kita gelar tanggal 18 Januari 2019 di RS Mata Pekanbaru Eye Center, Jalan Soekarno Hatta (Arengka I) Pekanbaru," ungkapnya.



BACA JUGA : Surat PGRI Pertanyakan TPP Malah Dibalas dengan Kata-Kata 'Bersayap' oleh Sekdako Pekanbaru

Dijelaskannya, baksos operasi katarak gratis yang digelar dalam rangka menyambut hari raya imlek ini, IKPTB juga bekerjasama dengan sejumlah pihak, diantaranya KPP Madya Pekanbaru, KPP Pratama Tampan, HBT dan juga Perdami.

"Baksos operasi katarak gratis ini kita gelar untuk seluruh masyarakat Riau tanpa terkecuali, khususnya untuk masyarakat yang kurang mampu. Calon pasien cukup membawa KTP dan KK saat screening tahap kedua pekan depan," pungkasnya.